Pilkada Bulukumba

Jalur Perseorangan Pilkada Bulukumba Kurang Dilirik, Begini Penjelasan KPU

Hal itu dilihat dengan belum adanya bakal calon (balon) yang mengambil akun Sistem Informasi Pencalonan (Silon) di KPU Bulukumba.

Jalur Perseorangan Pilkada Bulukumba Kurang Dilirik, Begini Penjelasan KPU
Firki/Tribun Timur
Komisioner KPU Bulukumba, Wawan Kurniawan. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pendaftar jalur independent atau jalur non partai politik (Parpol) di Pilkada Bulukumba, hingga saat ini belum nampak.

Hal itu dilihat dengan belum adanya bakal calon (balon) yang mengambil akun Sistem Informasi Pencalonan (Silon) di KPU Bulukumba.

Padahal, para balon harus mengambil akun silon, yang nantinya digunakan login menginput beberapa data.

Sementara pendaftaran jalur non parpol ini bakal segera dibuka pada 19-23 Februari 2020.

"Sampai sekarang belum ada yang datang menindak lanjuti hasil-hasil konsultasi. Kami tetap menunggu berdasarkan tahapan, sampai pada tanggal 23 Februari 2020, pukul 00.00," jelas Komisioner KPU Bulukumba, Wawan Kurniawan.

KPU Bulukumba, tetap akan memberikan pelayanan, sampai batas waktu terakhir penyerahan dokumen bakal calon perseorangan berakhir.

Sekadar diketahui, sebelumnya, sudah ada dua figur yang diwakili oleh tim mereka masing-masing, yang melakukan konsultasi ke KPU Bulukumba.

Mereka adalah tim dari Mantan Wakil Ketua Nasdem Bulukumba HAM Juharta, dan juga tim dari Kasrem Mamuju Imran Manroso alias 'Tantarayya'.

"Sementara ini ada dua orang yang mengatasnamakan diri tim, sudah beberapa kali berkonsultasi untuk calon perseorangan," jelas Wawan Kurniawan.

Wawan mengaku, keduanya berkonsultasi tentang jumlah dukungan minimum, jumlah sebaran dukungan di lebih 50 persen di 10 kecamatan, dan konsultasi penggunaan Aplikasi Silon.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved