VIDEO: Satpol PP Toraja Utara Gusur Bangunan Liar di Bantaran Sungai

Bangunan liar dibongkar pihak Satpol PP adalah bangunan yang melanggar sempadan jalan dan sungai

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan eksekusi atau penertiban bangunan liar di sepanjang jalan poros Rantepao-Makale Kecamatan Kesu, Jumat (14/02/2020) siang.

Bangunan liar dibongkar pihak Satpol PP adalah bangunan yang melanggar sempadan jalan dan sungai, sehingga pemilik bangunan tidak membongkar sendiri.

Sebanyak 250 Anggota Satpol PP Toraja Utara ditugaskan membongkar bangunan liar dibantu Dinas Perhubungan 10 orang dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) 15 orang.

Giat penertiban bangunan liat dibackup pihak Polres Toraja Utara sebanyak 50 personel, dikawal 1 peleton Brimob Yon Parepare, TNI Kodim 1414 Tana Toraja 30 personel, personel Satlantas pengatur lalu lintas 10 personel dan tim medis Dinas Kesehatan.

Kepala Satpol PP Toraja Utara Andarias Sesa mengatakan, bangunan melanggar sepanjang depan hotel Misiliana yaitu 58 bangunan dan 45 bangunan bongkar sendiri.

Sementara di Alang-alang terdapat 38 bangunan yang melanggar, 22 bangunan sudah bongkar sendiri.

Kata Andarias Sesa, penindakan dilakukan mulai dari dinas terkait yang kemudian dilimpahkan ke Satpol PP dan memberikan peringatan yang SPODnya 731, selanjutnya warga setempat diberikan kesempatan dan meminta waktu membongkar sendiri.

"Harusnya awal Desember sudah dibongkar, tapi kita bijak dan beri kesempatan dua bulan lebih lamanya namun ada tidak membongkar juga sampai sekarang," ujar Andarias.

Lanjutnya, yang tidak bongkar bangunan selama diberi kesempatan itu yang dibongkar mulai pagi hingga sore ini.

Andarias menjelaskan, tanda yang dipasang Satpol PP pada rumah warga setempat yaitu jika silang warna merah berarti akan dibongkar total, jika biru dibongkar sebagian dan tanda kuning memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Pesan saya kepada warga, kita lihat sendiri pelanggaran bantaran sungai dan sempadan jalan, disini ada ketegasan pemda dan saya harap warga tidak lagi membangun dan melanggar sehingga tidak ditertibkan," tutup Andarias.

Simak Videonya.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved