Ada Apa Menteri Erick Thohir Sindir Telkom? 'Mendingan Telkomsel Aja Langsung Jadi BUMN'

Menteri Erick Thohir menyindir gaya bisnis PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang dianggapnya belum mengikuti perkembangan zaman.

Ada Apa Menteri Erick Thohir Sindir Telkom? 'Mendingan Telkomsel Aja Langsung Jadi BUMN'
Tribunnews
Ada Apa Menteri Erick Thohir Sindir Telkom? 'Mendingan Telkomsel Aja Langsung Jadi BUMN' 

TRIBUN-TIMUR.COM-Satu lagi Badan Usaha Milik Negara atau BUMN yang kena sentil Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri Erick Thohir menyindir gaya bisnis PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang dianggapnya belum mengikuti perkembangan zaman.

Menurut mantan Presiden Inter Milan ini, laba dari Telkom justru malah lebih banyak disumbang dari anak usahanya, yakni PT Telkomsel.

Telkomsel sendiri menyumbang sekitar 70 persen dari laba Telkom.

Meski kontribusi laba Telkomsel sangat besar, Telkom juga masih harus berbagi keuntungan dengan Singapore Telecom atau Singtel yang juga jadi pemegang saham Telkomsel.

PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) menggelar grand launching Makassar Digital Valley (MDV) yang berlokasi di Jl AP Pettarani Makassar, Jumat siang (17/5/2019). Hadir Direktur Digital & Strategic Portofolio Telkom David Bangun (tengah) didampingi Executive Vice President Telkom Regional VII Aris Dwi Tjahjanto (kiri) dan Executive Vice President Media and Digital Department Telkom Joddy Hernady.
PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) menggelar grand launching Makassar Digital Valley (MDV) yang berlokasi di Jl AP Pettarani Makassar, Jumat siang (17/5/2019). Hadir Direktur Digital & Strategic Portofolio Telkom David Bangun (tengah) didampingi Executive Vice President Telkom Regional VII Aris Dwi Tjahjanto (kiri) dan Executive Vice President Media and Digital Department Telkom Joddy Hernady. (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADLY ALI)

Menurut Erick Thohir, meski sebagai BUMN besar dengan sumber daya mumpuni, Telkom dinilainya kurang banyak berinovasi menggenjot pendapatan dari segmen lain seperti data cloud di dalam negeri yang malah banyak digarap perusahaan asing.

“Enak sih Telkom-Telkomsel dividen revenue digabung hampir 70 persen, mendingan enggak ada Telkom. Langsung aja Telkomsel ke BUMN, dividennya jelas,” ujar Erick di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Erick menjelaskan, seharusnya saat ini Telkom mulai serius menggarap potensi bisnis di ranah big data.

Sebab, bisnis tersebut saat ini masih dikuasai oleh perusahaan multinasional.

“Makanya kita mau Telkom berubah ke arah salah satunya ke database, big data, cloud, masa cloud-nya dipegang Alicloud. Masa database kita diambil negara lain,” kata Erick.

Halaman
123
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved