Perambahan Hutan

Di Hadapan Kepala BPDAS Jeneberang Saddang, Bupati Gowa: Saya Tidak Percaya Penjaga Hutan

Pernyataan bupati termuda di kawasan timur Indonesia ini membuat rombongan BPDAS Jeneberang-Sa'dang terdiam.

Di Hadapan Kepala BPDAS Jeneberang Saddang, Bupati Gowa: Saya Tidak Percaya Penjaga Hutan
ari maryadi/tribungowa.com
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menggelar pertemuan dengan Kabalai BPDAS Jeneberang-Sa'dang, Entang Sofyan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyatakan ketidakpercayaannya terhadap penjaga hutan di daerah aliran sungai (DAS) Jeneberang.

Pernyataan orang nomor satu Pemkab Gowa itu disampaikan ketika menerima kunjungan kerja Balai Pengelolaan Daerah (BPDAS) Jeneberang Saddang, Jumat (14/2/2020) sore.

"Saya sudah tidak percaya dengan para penjaga hutan, melihat banyak hutan lindung yang dibabat," katanya, di ruang kerja Bupati Gowa, Jl Masjid Raya, Sungguminasa.

Pernyataan bupati termuda di kawasan timur Indonesia ini membuat rombongan BPDAS Jeneberang-Sa'dang terdiam.

Rombongan itu dipimpin oleh kepala balai, Entan Sofyan.

Adnan mengungkapkan satu persatu tingkat dan perlakuan masyarakat terhadap hutan yang ada di hulu.

Bahkan, mantan anggota DPRD Sulsel, tak segan-segan menunjuk bagaimana lemahnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam melakukan pengawasan hutan di Kota Bunga Malino.

Termasuk ketika Menteri Lingkungan Hidup yang masih dijabat Sitti Nurbaya berkunjung ke Tinggimoncong, Kabupaten Gowa Januari 2019 lalu.

Sitti Nurbaya ketika itu sempat berkeliling Kota Malino dan beberapa tempat lainnya.

Adnan ketika itu mendampingi melihat bagaimana perambahan hutan yang terjadi.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved