DAS Jeneberang

180 Hektar Lahan Kritis di DAS Jeneberang Gowa Segera Direhabilitasi

Rehabilitasi lahan kritis itu diinisiasi oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Jeneberang Saddang. Jumlahnya mencapai 180 hektare.

180 Hektar Lahan Kritis di DAS Jeneberang Gowa Segera Direhabilitasi
ari maryadi/tribungowa.com
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menggelar pertemuan dengan Kabalai BPDAS Jeneberang-Sa'dang, Entang Sofyan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Lahan kritis pada kawasan daerah aliran sungai (DAS) Jeneberang Kabupaten Gowa segera direhabilitasi.

Rehabilitasi lahan kritis itu diinisiasi oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Jeneberang Saddang. Jumlahnya mencapai 180 hektare.

BPDAS Jeneberang Saddang berencana melakukan mitigasi penanganan bencana pasca banjir dan longsor di Kabupaten Gowa pada daerah Hulu Jeneberang.

Hal itu diungkapkan Kepala BPDAS, Entan Sofyan saat menemui Bupati Gowa, di Ruang Rapat Bupati Gowa, Jl Masjid Raya, Jumat (14/2/2020) sore.

Ia mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan dengan dua cara yakni secara vegetatif Rehabilitasi Hutan Lindung (RHL) dalam kawasan dan Kegiatan Bibit Kebun (KBK) luar kawasan baik kebun Rakyat (KBR).

Kedua Kebun Desa (KBD) melalui bibit berkualitas HBK dan kayu-kayuan.

"Kegiatan ini akan membantu masyarakat melalui program perlindungan dan pemulihan karena nantinya akan ada rehabilitasi hutan lindung kritis seluas 180 hektar pada Sub DAS Jenelata dan DAS Hulu Jeneberang," kata Entan Sofyan.

Entan menjelaskan, RHL tersebut akan dilakukan di tiga desa di Kecamatan Bungaya yakni di Desa Bissoloro, Desa Rannaloe, dan Desa Buakkang.

Sementara untuk KBR dan KBD akan dilakukan di delapan unit desa yakni Pattallikang, Bissoloro, Bontomanai, Rannaloe, Buakkang, Sapaya, Jenebatu, dan Desa Mangempang.

Selain itu, penanaman kebun bibit akan dilakukan oleh masyarakat sebanyak 40 ribu batang/unit dengan luas lahan 40 hektar perunit untuk bibit desa.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved