Kadis PUPR Lutra Direkomendasi ke KASN

Tangani Kasus Kadis PUPR, Bawaslu Luwu Utara Ambil Keterangan Tim Penjaringan Golkar dan PAN

Tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati kedua partai ikut diperiksa sebagai saksi.

Tangani Kasus Kadis PUPR, Bawaslu Luwu Utara Ambil Keterangan Tim Penjaringan Golkar dan PAN
chalik Mawardi
Bakal calon wakil bupati Luwu Utara Suaib Mansur (berdiri), sambutan saat mengembalikan formulir pendaftaran di PAN Luwu Utara, Selasa (8/10/2019) lalu. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Kasus dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), yang melibatkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Utara, Suaib Mansur menyeret dua partai politik.

Kedua partai tersebut adalah Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati kedua partai ikut diperiksa sebagai saksi.

"Tim penjaringan partai politik juga sudah kita ambil keteragannya," kata Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Luwu Utara, Muhajirin, Kamis (13/2/2020).

Menurut Bawaslu, langkah Suaib Mansur mendaftar di dua partai politik beberapa waktu lalu menyalahi aturan terkait dengan netralitas ASN.

Sebenarnya, rencana Suaib Mansur bertarung di Pilkada Luwu Utara tahun ini bukan kabar baru.

Selain mendaftar di dua partai, atribut yang memuat fotonya juga telah beredar.

Seperti baliho, kalender hingga korek api.

Ketika mendaftar di PAN, Suaib Mansur bahkan mengaku telah mempersiapkan diri mundur dari ASN.

"Saya sudah mempertimbangkan itu semua," kata Suaib Mansur usai mengembalikan formulir di PAN Luwu Utara akhir 2019 lalu.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved