Valentine Day

Hari Valentine, Pj Wali Kota Makassar Imbau Siswa Makan Bersama Anak Yatim

Iqbal Suhaeb meneken pelarangan ini dengan nomor: 800/158/DISPORA/II/2020, sejak tanggal 10 Februari 2020.

Hari Valentine, Pj Wali Kota Makassar Imbau Siswa Makan Bersama Anak Yatim
hasim/tribun-timur.com
Surat edaran Wali Kota Makassar melarang Valentine Day di kalangan pelajar Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada kepala sekolah se-Makassar untuk melarang adanya perayaan Hari Velentine, 14 Februari.

Iqbal Suhaeb meneken pelarangan ini dengan nomor: 800/158/DISPORA/II/2020, sejak tanggal 10 Februari 2020.

Dia menganggap pengaruh negatif bisa mencelakai kalangan muda jika terlalu euforia dalam memaknai Hari Valentine.

Sehingga, Iqbal menghimbau kepada seluruh kaum muda Makassar untuk menghindari sifat hura-hura, pergaulan bebas, termasuk aktifitas lain yang merusak moral.

“Untuk anak-anakku semua, para remaja di Makassar. Valentine itu bukan budaya kita, bukan budaya timur. Hindari sifat hura-hura, jangan terperosok ke dalam pergaulan bebas, jauhi minuman keras, jangan rusak moral yang tertanam di dirimu,” ujar Iqbal Suhaeb.

Iqbal meminta Valentine dirayakan dengan cerdas.

“Kasih sayang itu bukan selalu terhadap pasangan. Kasih sayang itu bisa dalam bentuk memberi santunan anak yatim, memberi makan fakir miskin, memberi makan orang-orang jompo, memberi perhatian kepada saudara-saudara kita kaum duafa. Itulah kasih sayang yang jauh lebih hakiki,” jelas Iqbal Suhaeb.

Larangan Perayaan Valentine Day Bagi Pelajar Kota Makassar

1. Melarang para siswa (I) merayakan valentine day, baik di dalam maupun
di luar lingkungan sekolah;

2. Kepada pihak sekolah agar mengawasi, menghimbau dan mengajak para siswa-siswinya untuk melakukan kegiatan yang bersifat positif pada tanggal 14 Februari 2020 seperti kegiatan sosial menyantuni dan atau makan bersama anak yatim/anak jalanan. gelandangan den pengemis di luar jam belajar mongajar sekolah;

3. Agar sekolah meminta orang tua/weli siswa (i) untuk mengawal dan
tidak memperbolehkan anak-anaknya merayakan valentine day di rumah atau di tempat-tempat lainnya.

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved