Tribun Bone

Potensi Gempa di Bone, BMKG Bakal Pasang Lagi Alat Deteksi Gempa

BMKG Makassar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone survei lokasi pemasangan seismograf di Kabupaten Bone

Potensi Gempa di Bone, BMKG Bakal Pasang Lagi Alat Deteksi Gempa
TRIBUN TIMUR/JUSTANG
Tim BMKG bersama BPBD Bone melakukan survei di lokasi pemasangan alat deteksi gempa di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Rabu (12/2/2020). 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE- Tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone survei lokasi pemasangan seismograf di Kabupaten Bone, Rabu (12/2/2020).

Seismograf merupakan alat deteksi gempa atau pergerakan bawah tanah.

Kepala Pelaksana(Kalaksa) BPBD Bone Dray Vibrianto menuturkan BMKG bakal kembali memasang satu alat deteksi gempa pada tahun 2020 ini.

Sebelumnya, BMKG sudah memasang alat deteksi gempa di Kecamatan Bontocani pada tahun 2018 dan di Kecamatan Tonra pada tahun 2019.

Dia menyebutkan alat pendeteksi gempa rencananya dipasang di UPT Balai Latihan Kerja(BLK) di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

"Kita masih cari lahannya di sekitar Balai Latihan Kerja yang disurvei langsung tim BMKG," kata Dray Vibrianto kepada awak media di Kantor Kecamatan Tanete Riattang Timur, Rabu (12/2/2020).

Dia menyebutkan pemasangan alat deteksi gempa itu penting lantaran Bone termasuk daerah berpotensi gempa.

"Bone potensi gempa karena ada
sesar atau patahan Walanae di sini, juga ada sesar Palu koro,"kata Dray.

Sesar Walanae melewati Pinrang hingga ujungnya di Selayar.

Sementara Palu Koro melewati Matano Luwu Timur, ujungnya hingga ke Teluk Bone.

Halaman
12
Penulis: Justang Muhammad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved