DPRD Palopo

Ketua DPRD Palopo 'Diam-diam' Tanda Tangani SK Peminjaman Anggaran Menara Payung, Melanggar?

SK tersebut hanya ditandatangani oleh dua unsur pimpinan saja, Ketua DPRD Nurhaeni dan Wakil Ketua DPRD, Abdul Salam.

Ketua DPRD Palopo 'Diam-diam' Tanda Tangani SK Peminjaman Anggaran Menara Payung, Melanggar?
Tribun Timur/Hamdan
Ketua DPRD Palopo Nurhaeni resmi menandatangani Surat Keputusan (SK) persetujuan penetapan pinjaman daerah kota Palopo terhadap lembaga keuangan bukan bank PT SMI sejak tanggal 27 Januari 2020. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Ketua DPRD Palopo Nurhaeni, menandatangani Surat Keputusan (SK) persetujuan penetapan pinjaman daerah kota Palopo terhadap lembaga keuangan bukan bank PT SMI sejak tanggal 27 Januari 2020.

SK tersebut hanya ditandatangani oleh dua unsur pimpinan saja, Ketua DPRD Nurhaeni dan Wakil Ketua DPRD, Abdul Salam.

Penandatanganan SK ini menuai protes dari beberapa anggota DPRD yang lain.

Salah satunya adalah Ketua Badan Kehormatan (BK) Eliniang. Ia mengatakan yang dilakukan Ketua DPRD dan wakil ketua satu menyalahi aturan.

Sesuai aturan SK persetujuan peminjaman itu harus ada sebelum di Paripurnakan dalam KUA-PPAS yang belangsung pada dua bulan yang lalu.

"Lucunya SK ini ada pada bulan Januari. Atau sudah dari bulan lalu. Kami tidak tau tiba-tiba ada SK persetujuan. Kalaupun dipaksakan tetap tidak bisa," jelasnya.

Politisi PAN ini menambah, hasil konsultasi Mendagri juga mengaruskan semua anggota DPRD Palopo berjumlah 25 orang harus ikut bertanda tangan.

"Sekarang yang tanda tangan cuma dua saja. Ketua dan wakil ketua satu," paparnya.

Hal senada diucapkan, Ketua Fraksi Demokrat, Cendrana Putra Martani.

Kepada TribunPalopo.Com, Ia mengatakan, langkah yang dilakukan oleh Ketua DPRD menyalahi prosedur tidak melibatkan 23 anggota DPRD lainnya.

Halaman
123
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved