Pilwali Makassar

Syahrir: Empat Poros Memungkinkan Mengerucut

Sehingga kata Syahrir, kemungkinan empat poros masih memungkinkan mengerucut.

Syahrir: Empat Poros Memungkinkan Mengerucut
abdul azis/tribun-timur.com
Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Syahrir Karim 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Syahrir Karim menyatakan, kekuatan politik dalam Pilwali Makassar masih sangat dinamis.

Sehingga kata Syahrir, kemungkinan empat poros masih memungkinkan mengerucut.

"Sangat tergantung bagaimana komunikasi politik elit partai calon pengusung dalam melihat potensi elektabilitas kandidat serta calon pasangannya kelak," katanya, Selasa (11/2/2020).

Karena hitungannya, katanya tidak semata melihat empat nama itu, Munafri Arifuddin, Irman Yasin Limpo, Syamsu Rizal MI, dan Mohammad Ramdhan Pomanto, tapi juga calon pasangannya kelak.

"Empat poros di atas punya pengalaman politik yang sama di pilwali, sehingga kekuatan-kekuatan politik yang mereka miliki mudah terbaca," kata Syahrir.

"Ini juga menjadikan potensi munculnya wajah baru selain nama-nama di atas. Parpol-parpol kecil akan bergabung di poros empat besar di atas," jelas Syahrir. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved