Tribun Mamasa

Data Warga Miskin Tidak Valid, Dinsos Mamasa Minta Kades Masukkan Laporan

Di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat masih terdapat banyak warga yang tinggal di atas gubuk reyot, yang belum mendapat perhatian pemerintah.

Data Warga Miskin Tidak Valid, Dinsos Mamasa Minta Kades Masukkan Laporan
TRIBUN TIMUR/SEMUEL MESAKARAENG
Rumah kakek Peli di Mamasa 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat masih terdapat banyak warga yang tinggal di atas gubuk reyot, yang belum mendapat perhatian pemerintah.

Kondisi ini merupakan potret kemiskinan di wilayah Kondo Sapata' Uai Sapa Lelean (sawah yang luas dengan air yang merata) atau filosifinya sebuah wilayah yang luas, di dalamnya ada masyarakat adat yang menganut nilai-nilai keadilan.

Meski menganut filosofi masyarakat adil, namun pada kenyataannua masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Diusianya yang mendekati 18 tahun, data masyarakat miskin di Kabupaten Mamasa hingga saat ini tak kunjung valid.

Hal itu diakui Sekretaris Dinas Sosial Mamasa, Kaharuddin yang baru saja dilantik pada jabatan itu, saat dikonfirmasi Selasa (11/2/2020) siang tadi.

Kaharuddin mengungkapkan, beberapa hari setalah resmi menduduki jabatan barunya, ia meminta data masyarakat miskin.

Namun yang ditemukan, tidak semua desa memasukkan laporan terkait warganya yang tergolong miskin.

"Ternyata setelah saya masuk, masih banyak yang perlu dibenahi terkait masalah data," ungkap Kaharuddin.

Ia berujar, mungkin saja persoalan ketersediaan anggaran sehingga data masyarakat miskin belum rampung.

Dengan begitu lanjut Kaharuddin, Dinsos Mamasa masih akan melakukan validasi data.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved