PMD Bulukumba

Cakades Bontonyeleng Ancam Gugat Dinas PMD Bulukumba

Hal itu dilakukan jika seluruh desa disamaratakan untuk pelaksanaan fit and propper test alias uji kelayakan.

Cakades Bontonyeleng Ancam Gugat Dinas PMD Bulukumba
firki/tribunbulukumba.com
Cakades Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba Andi Baso Mauragwali.

TRIBUNBULUKUMBA.COM, GANTARANG - Calon Kepala Desa (Kades) Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Andi Baso Mauragwali, mengaku bakal menggungat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bulukumba.

Hal itu dilakukan jika seluruh desa disamaratakan untuk pelaksanaan fit and propper test alias uji kelayakan.

Pasalnya, berdasarkan aturan, hanya desa yang lebih dari lima calon yang diwajibkan untuk pelaksanaan ujian ini.

Sementara faktanya, Dinas PMD Bulukumba melakukan uji kelayakan untuk seluruh desa tanpa terkecuali.

Tes tersebut rencananya bakal dilaksanakan pada 15 Februari 2020 mendatang.

"Undang-undang dilanggar, termasuk Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa, karena rujukan perda adalah undang-undang. PMD ini mau bikin aturan baru," kata Opu, sapaannya, Selasa (11/2/2020).

"Saya tidak akan ikut tes, kalau berani dia lakukan, kita akan gugat. Karena itu tidak ada dalam aturan," tambah Opu.

Penyataan Opu, dibenarkan oleh Legislator PDIP Bulukumba Zulkifli Saiye.

Menurut Zul, sapaannya, Dinas PMD harus menjalankan tes sesuai dengan peraturan daerah (Perda) yang telah ditetapkan.

Karena berdasarkan perda, lanjut Zul, hanya desa yang lebih dari lima calon saja yang harusnya mengikuti uji kelayakan.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved