Tribun Palopo

Sanksi Balap Liar di Palopo, Motor Ditahan 3 Bulan, Denda Rp 4 Juta

Kasat Lantas Polres Palopo Iptu Ramli mengimbau agar masyarakat Palopo tidak melakukan balap liar.

Sanksi Balap Liar di Palopo, Motor Ditahan 3 Bulan, Denda Rp 4 Juta
TRIBUN TIMUR/HAMDAN SOEHARTO
Kantor Lalulintas Polres Palopo Jl Kelapa Kecamatan Wara, Senin (10/2/2020). 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Kasat Lantas Polres Palopo Iptu Ramli mengimbau agar masyarakat Palopo tidak melakukan balap liar.

Ia mengatakan, hukuman untuk pelaku balap liar cukup berat.

Itu diatur dalam pasal 297 junto pasal 115 dengan denda maksimal Rp 4 juta.

"Aturan jelas tidak main-main. Denda maksimal Rp 4 juta," katanya.

Selain itu, hukuman lain untuk pelaku balap liar adalah motor yang digunakan harus ditahan selama tiga bulan.

Setelah itu baru masuk dalam proses sidang di Pengadilan.

"Motor ditahan selama tiga bulan. Setelah itu baru masuk dalam proses persidangan," jelasnya.

Selama bulan Januari 2020 Pengadilan Negeri Kota Palopo menangani lima perkara balap liar.

Lima motor yang terlibat bali tersebut diputuskan membayar denda minimal Rp 800 rupiah.

Selain faktor hukum Iptu Ramli juga menegaskan ada faktor keselamatan yang harus dijaga.

"Yang lebih utama adalah faktor keselamatan. Jangan sampai diri kita juga merugikan orang lain. Ayo sama-sama menciptakan kenyamanan dan ketentraman khamtibmas," kuncinya.

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdansoeharto_

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved