Tribun Luwu Timur

Diawasi TP4D Kejari Lutim, Proyek Bendung Ballawai Karomali Rp 2.5 M Tak Bisa Digunakan

Bendungan ini baru sekitar 6 bulan, sejak pembangunannya dimulai pada 1 Agustus 2019.

Diawasi TP4D Kejari Lutim, Proyek Bendung Ballawai Karomali Rp 2.5 M Tak Bisa Digunakan
Ivan Ismar
Bendung Ballawai Karomali di Dusun Karomalai, Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), kondisnya rusak 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Bendung Ballawai Karomali di Dusun Karomalai, Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), dalam kondisi rusak.

Bendungan ini baru sekitar 6 bulan, sejak pembangunannya dimulai pada 1 Agustus 2019.

Dimana anggaran yang digunakan Rp 2.5 miliar dari APBD 2019.

Kontraktor pelaksana bendung ini adalah PT Kurnia Mulia Mandiri dengan konsultan pengawas adalah CV Alfa Graha.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur lewat Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) ikut mendampingi pengerjaan bendung ini, saat itu.

Petani di wilayah itu belum merasakan manfaat bendung yang kini sudah rusak. Warga kecewa karena bendung tak juga bisa mengairi sawah petani.

Kepala Dusun Koromalai, Suparman mengatakan, warga sangat kecewa dan merasa dirugikan atas kontruksi pembangunan proyek bendungan saluran irigasi.

"Belum dimanfaatkan masyarakat terkhusus patani, bangunannya sudah ambruk," kata Suparman kepada TribunLutim.com, Senin (10/2/2020).

Menurut informasi, proyek bendung ini belum selesai dikerjakan dimana sudah lewat batas waktu pengerjaan 150 hari kalender berdasarkan papan proyek.

"Belum juga selesai, bahkan sudah mendapatkan Provitional Hand Over (PHO) sampai bulan Desember, ada apa?," imbuh Suparman.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved