Cabuli Anak Tetangga

Cabuli Gadis 12 Tahun, 2 Kakek di Luwu Terancam Hukuman Berat

Ancaman hukuman berat bagi keduanya disampaikan oleh Kapolsek Walenrang, AKP Rafli.

Humas Polres Luwu
Dua warga Desa Kalibamamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu menjalani pemeriksaan di Polsek Walenrang. Keduanya merupakan pelaku pencabulan. 

TRIBUNLUWU.COM, WALENRANG - Dua kakek tersangka kasus pencabulan di Kabupaten Luwu, Sulsel terancam hukuman berat.

MT (64) dan SN (63) tersangka kasus pencabulan AD (12).

Ancaman hukuman berat bagi keduanya disampaikan oleh Kapolsek Walenrang, AKP Rafli.

Rafli menyebut kedua pelaku dijerat Pasal 82 UU RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No 1 tahun 2016, tentang Perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang (UU).

"Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," kata Rafli, Senin (10/2/2020).

Diketahui, pelaku pencabulan di Desa Kalibamamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan membujuk korbannya dengan uang dan durian.

Dihadapan penyidik, pelaku MT (64) mengaku membujuk korban AD (12) dengan memberikan sejumlah uang.

Tak hanya itu, MT juga memberikan buah durian dan rambutan.

Adapun pelaku SN (63) juga membujuk korban dengan durian.

"Dihadapkan penyidik kedua tersangka juga mengaku, aksi bejat itu dilakukan lantaran tergoda dengan penampilan korban yang bila bepergian tidak mengenakan pakaian dalam," kata Kapolsek Walenrang, AKP Rafli, Senin (10/2/2020).

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved