Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Pensiunan Pegawai di Makassar Meninggal Dunia Saat Asik Berendam di Pantai

Seorang pensiunan pegawai di Makassar tewas setelah nyaris tenggelam di Pantai Batu-batu, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Jenazah Bahari, pensiunan pegawai kantor perpajakan meninggal dunia diduga kelelahan saat berenang di Pantai Batu-batu, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (8/2/2020) pagi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang pensiunan pegawai di Makassar tewas setelah nyaris tenggelam di Pantai Batu-batu, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (8/2/2020) pagi.

Korban diketahui bernama Bahari (60) warga Jl Pinang Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Kanit Reskrim Polsek Tamalate AKP H Ramli Jr yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

Menurut H Ramli, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa tiga orang saksi.

Ketiga saksi yang didapati di lokasi kejadian, H A Samad (63), Mustamul (54) dan Guntur Dg Sila (69).

Dari keterangan ketiganya, menyebutkan, kehadiran Bahari di lokasi kejadian hanya untuk terapi kesehatan dengan cara berendam menggunakan pelampung

Namun, saat asik berendam oleh keterangan saksi, Bahari kerap melempar pelampungnya lalu dikejar.

"Beberapa kali lemparan, saksi melihat pelampung korban yang dilemparnya terlepas dari genggaman korban (Bahari) dan kemudian beberapa menit kemudian terlihat korban berteriak minta tolong dan melambaikan tangan," kata AKP Ramli.

Melihat Bahari nyaris tenggelam, saksi Samad dan Mustamul pun menghampiri untuk memberi pertolongan.

"Saat korban (Bahari) telah dipegang oleh saksi satu dan dua (Samad dan Mustamul), sempat korban terlihat kejang-kejang dan mengakibatkan saksi satu dan dua juga kewalahan dan staminanya sudah menurun," ujarnya.

Saksi tiga (Guntur) lanjut Ramli, pun melemparkan pelampung yang diikat seutas tali dan kemudian dipegang oleh kedua saksi sambil membawa korban menuju bibir pantai.

"Kemudian setelah itu korban (Bahari) diberi bantuan pernapasan oleh saksi dengan cara memompa pada bagian jantung korban. Namun saat itu nyawa korban tidak dapat tertolong (meninggal dunia)," terang H Ramli.

Dugaan sementara kata H Ramli, Bahari meninggal dunia diduga lantaran kelelahan saat berenang.

Jenazah Bahari pun dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved