Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dibangun Ayahnya, Putra Rudianto Asapa Akan Ubah Hotel Sinjai Jadi Mal PTSP

Plafon hotel di bagian teras sudah ambruk. Bagian dalam juga sudah berdebu. Tidak terpelihara.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Thamzil Thahir
TRIBUN TIMUR/SYAMSUL BAHRI
Hotel Sinjai, Jl Persatuan Raya Sinjai, Jumat (21/12/2018). 

SINJAI, TRIBUN-TIMUR.COM — Hotel Sinjai, di Jl Persatuan Raya, Balangnipa, Sinjai, Sulawesi Selatan, diagendakan diubah menjadi mal pelayanan terpadu satu atap (PTSP).

“Rencana Pak Bupati (Andi Seto Gadishta Asapa), sebagian Hotel Sinjai akan direnovasi jadi mal PTSP,” kata Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Sinjai, Andi Irwan Suaib, kepada Tribun, Jumat (7/2/2020).

Dari pantauan Tribun, hotel ini tepat berada di pusat ibu kota pemerintahan kabupaten yang berjarak 123 km sebelah Tenggara Ibu kota provinsi, Makassar.

Beberapa bagian konstruksi sudah lapuk. Plafon hotel di bagian teras sudah ambruk. Bagian dalam juga sudah berdebu. Tidak terpelihara.

Hotel_Sinjai_Februari_2020
Hotel_Sinjai_Februari_2020 (dok-tribun-timur)

Manajemen Hotel Sinjai Berbenah Sambut Kedatangan Sandiaga Uno

Pusat ekonomi kabupaten penghasil palawija, pangan dan Hasil perikanan laut ini berada sekitar 200 m dari Pasar Sentral Sinjai dan berdampingan dengan Masjid Nujumul Ijtihad Sinjai.

Hotel ini juga berada di Jalan Poros Nasional Sinjai-Bone dan Bulukumba.

Hotel Sinjai dibangun di awal masa pemerintahan Bupati Andi Rudiyanto Asapa (2003-2013), sekitar tahun 2005. 

Hotel ini adalah aset pemerintah daerah yang dibangun dengan biaya APBD.

Pengelolaan hotel ini awalnya dikerjasamakan dengan manajemen Sahid Group, salah satu jaringan hotel ternama di Indonesia.

Hingga akhir 2014, hotel dengan 30 kamar dan tarif antara Rp200 ribu hingga Rp350 ini, masih sering jadi tempat transit, mereka yang melintasi jalur ujung selatan Sulawesi, Bone-Makassar-Gowa-Bulukumba.

Hotel ini sempat dikelola pihak ketiga, bada usaha milik pemerintah dan dinas Pariwisata daerah.

Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa menyambangi redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Senin (16/9/2019) sore.
Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa menyambangi redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Senin (16/9/2019) sore. (abdiwan/tribun-timur.com)

Namun di masa pemerintahan Bupati ke-8 Sinjai 2013-2018, M Sabirin Yahya, fasilitas dan konstruksi Hotel Sinjai mulai tak terurus.

Setalah memasuki tahun kedua jabatan Andi Seto Gadista, putra tertua Andi Rudianto Asapa, hotel ini mulai dikelola dengan manajemen terbatas.

Di tahun 2016 di masa akhir M Sabirin lalu, hotel ini menyiapkan fasilitas hotel standar. Keamanan keamanan pengunjung lebih terjamin. Area parkir di hotel ini pun cukup luas.

Sering Mati Lampu, Hotel Sinjai Siapkan Genset

Jelang Akhir Tahun, Hotel Sinjai Tampil Baru

" Ada 30 unit kamar yang tersedia disini dan aksesnya mudah," Kepala Bagian Kepariwistaan Sinjai, Dewi Angriani, Minggu (24/4/2016).

Meski sempat bersaing di dua pilkada, hubungan antara Rudi, an putranya Andi Seto dengan mantan bupati, M Sabirin, terbilang baik.

Akhir tahun 2019 lali, Desember 2019, Bupati Andi Seto, melantik anak mantan Bupati Sinjai periode 2013-2018 Sabirin Yahya, Sofwan Sabirin menjadi Camat Kecamatan Bulupoddo.

Sofwan Sabirin sebelumnya merupakan Sekretaris Camat Sinjai Utara ini mengantikan Andi Haryani Rasyid S.Sos sebagai Camat Bulupoddo yang kini dimutasi menjadi Camat Sinjai Utara.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved