Kejati Sulsel Hentikan Kasus Jentang

Kejati Sulsel SP3 Kasus Jentang, Penasehat Hukum: Infonya Dari Wartawan

Soedirjo Aliman alias Jentang (83) sudah bebas, setalah Kejati Sulsel terbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

darul/tribun-timur.com
Pengacara Soedirjo Aliman alias Jentang, Zamzam saat diwawancarai di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Soedirjo Aliman alias Jentang (83) sudah bebas, setalah Kejati Sulsel terbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Diketahui, Jentang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka pada kasus penyewaan lahan negara area Buloa, Tallo, Makassar.

Tetapi, dengan dikeluarkan atau dihentikan dan atau terbit SP3 oleh tim Kejati pada 29 Januari 2020 lalu, Jentang pun kini bebas.

Walau demikian, pihak Jentang mengakui belum menerima surat SP3 diterbitkan tim Kejati hingga, Jumat (7/2/2020) siang ini.

"Saya dapat infonya dari wartawan seperti itu (SP3), kami belum terima surat SP3 itu," kata penasehat hukum Jentang, Zamzam.

Walau kasus Jentang sudah SP3 tanggal 29 Januari lalu, tapi Zamzam mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti.

"Kalau memang SP3, itu menurut hukum harus ada surat pemberitahuannya. Kami belum dapat surat SP3 itu," lanjut Zamzam.

Diberitakan, penahanan Soedirjo Aliman alias Jentang ini sebelumnya ditahan di Lapas Makassar, dan lalu ditangguhkan.

Sebelumnya, Jentang, buronan Kejaksaan Sulsel sejak awal tahun 2018 itu ditangkap Intelejen Kejagung, Kamis (17/10/2019).

Jentang ditangkap saat nginap di sebuah hotel berbintang di daerah Senayan City, Jakarta Selatan, pukul 00.15 Wita, dinihari.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved