Kejati Sulsel Hentikan Kasus Jentang

Kasusnya Dihentikan Kejati Sulsel, Jentang Belum Tahu?

Hal tersebut pun diungkapkan penasehat hukum atau pengacara Jentang, Zamzam kepada tribun, Jumat (7/2/2020) siang.

darul/tribun-timur.com
Buronan tersangka Soedirjo Aliman alias Jentang, saat dikawal pihak Jaksa di gedung Kejati Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Soedirjo Aliman alias Jentang (83) belum mengetahui, kasus yang menjerat dia jadi tersangka telah dihentikan Kejati Sulsel.

Hal tersebut pun diungkapkan penasehat hukum atau pengacara Jentang, Zamzam kepada tribun, Jumat (7/2/2020) siang.

"Setahu saya pak Jentang belum ketahui kasus sudah SP3, ini kami dapat info dari luar, dari wartawan juga," ungkap Zamzam.

Kasus yang menjerat Jentang, kemudian dihentikan atau SP3 oleh Kejati Sulsel ialah kasus penyewaan lahan negara di Buloa.

Pasalnya, Kekati langsung keluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) di kasus Jentang ini pada 29 Januari 2020.

Tapi, hingga saat ini kata Zamzam selaku penasehat hukum Jentang, pihaknya juga belum menerima surwt pemberitahuan ini.

"Seharusnya kan ada surat pemberitahuan agar kami tahu, apalagi penggentian kasus sudah diatur dalam KUHP," jelas Zamzam.

Diketahui, Soedirjo Aliman alias Jentang sudah bebas, setalah Kejati menerbitkan SP3 dalam kasus penyewaan lahan Buloa.

Dalam kasus Buloa, ada tiga orang yang sebelumnya terlibat, Muh Sabri, Rusdi dan Jayanti tapi kemudian mereka dibebaskan.

Sementara Jentang pada saat ketiganya (Sabri, Rusdi dan Jayanti) jalani sidang di Pengadilan, Jentang itu belum diproses.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved