Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kapal China Berlabuh di Pangkep

Penjelasan Syahbandar Soal Kapal Asing dari China Berlabuh di Pangkep

Petugas Kesyahbandaran UPP Biringkassi, Kapten Agung membenarkan kalau kapal tersebut memanglah berasal dari Cina dan memuat 21 kru termasuk nahkoda k

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Ansar
munjiyah/tribunpangkep.com
Kapal asing dari China yang berlabuh di Kabupaten Pangkep yakni Kapal Genco Bourgogne nampak dari jauh di Pelabuhan Biringkassi, Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep, Sulsel, Kamis (6/2/2020). 

TRIBUNPANGKEP.COM, BUNGORO-- Tim dari Syahbandar Unit Pelayanan Pelayaran (UPP) kelas III Biringkassi menjelaskan terkait kapal asing dari China yang berlabuh di Kabupaten Pangkep bernama Kapal Genco Bourgogne.

Petugas Kesyahbandaran UPP Biringkassi, Kapten Agung membenarkan kalau kapal tersebut memanglah berasal dari Cina dan memuat 21 kru termasuk nahkoda kapal.

Kepada Tribun Timur dia menjelaskan, awalnya kapal tersebut berlayar dari pelabuhan Hongkong dengan tujuan pelabuhan Biringkassi, Rabu (5/2/2020) kemarin.

Kapal tersebut saat ini sudah tiba di Pelabuhan Biringkassi dan sementara berlabuh di kolam Pelabuhan Biringkassi Bungoro Pangkep.

Kapal jenis curah tersebut tiba sekitar pukul 13.00 Wita kemarin dan saat ini mereka sementara dikarantina oleh tim Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Mereka yang terlibat pemeriksaan yakni Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP), Syahbandar dan Imigrasi.

"Sebelum bersandar di pelabuhan yang ada di Pangkep, lebih dini dilakukan pengecekan kesehatan oleh kru karantina, setelah itu barulah kami izinkan dilakukan penyandaran," ungkapnya, Kamis (6/2/2020).

Hal tersebut dilakukan oleh Syahbandar karena sudah masuk dalam Standar Operasional Pelayanan (SOP).

"Itu kita periksa begitu mengantisipasi virus corona, tetapi jauh sebelum kejadian virus corona itu memang Syahbandar tetap memeriksa kapal-kapal asing karena sudah masuk dalam aturan SOP," ujarnya.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan karantina pelabuhan agar selektif dalam memeriksa kapal-kapal asing yang masuk ke Pangkep.

Kapten Agung menambahkan, jenis kapal tersebut adalah jenis kapal curah dengan muatan seperti klinker.

Kapal ini akan mengambil muatan dari PT Semen Tonasa berupa klinker sebagai bahan dasar pembuatan semen.

"Muatannya itu seperti klinker dan rencananya kapal tersebut mau ke Taicung Taiwan, tetapi bersandar dulu di Pangkep dan soal kapan mereka bergeser lagi ke Taiwan itu tergantung cuaca," tambahnya.

Kapten Agung menyebut, aktivitas mereka selama di Pangkep yakni hanya berada di atas kapal, kecuali ada izin dari pihak imigrasi.

"Mereka masih di atas kapal sambil diperiksa, tidak boleh beraktivitas sebelum ada izin dan ini semua kita lakukan untuk mengantisipasi virus corona yang saat ini hangat diperbincangkan," jelasnya.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved