Joki CPNS

Pemkab Gowa Tidak Laporkan Joki CPNS ke Polisi

Belum diketahui mengapa Pemkab Gowa tidak membawa kasus penemuan joki itu ke ranah hukum.

TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir. (Foto Ari Tribun Gowa) 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kepolisian Resort Gowa belum menerima laporan terkait adanya joki seleksi CPNS Pemkab Gowa.

Hingga Rabu (5/2/2020) pukul 21.15 Wita, belum ada laporan polisi yang masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gowa terkait kasus itu.

Panitia Seleksi (pansel) CPNS Pemkab Gowa belum melaporkan hal itu secara resmi kepada polisi.

"Belum ada sampai LP-nya (laporan polisi)," kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir kepada Tribun, Rabu (5/2/2020) malam.

Bila laporan polisi tidak masuk, artinya kasus penemuan joki CPNS itu tidak dibawa ke ranah hukum.

Belum diketahui mengapa Pemkab Gowa tidak membawa kasus penemuan joki itu ke ranah hukum.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gowa yang dikonfirmasi belum memberikan penjelasan.

Kepala BKPSDM Muh Basir belum bisa dikonfirmasi.

Pesan WhatsApp yang dikirim Tribun tidak ditanggapi. Begitupun panggilan telepon Tribun.

Sebelumnya diberitakan, salah seorang peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Gowa dilaporkan hendak menggunakan jasa joki.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved