Prokontra Eks ISIS Pulang

LAGI RAMAI! Kenapa Mahfud MD Tolak Eks ISIS Luar Negeri Pulang Indonesia, Padahal Prabowo Bolehkan

Lagi ramai! Kenapa Menko Jokowi 2 Mahfud MD Tolak Eks ISIS Luar Negeri Pulang Indonesia, Padahal Prabowo Bolehkan

LAGI RAMAI! Kenapa Mahfud MD Tolak Eks ISIS Luar Negeri Pulang Indonesia, Padahal Prabowo Bolehkan
Tribunnews
Lagi ramai! Kenapa Menko Jokowi 2 Mahfud MD Tolak Eks ISIS Luar Negeri Pulang Indonesia, Padahal Prabowo Bolehkan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Lagi ramai! Kenapa Menko Jokowi 2 Mahfud MD Tolak Eks ISIS Luar Negeri Pulang Indonesia, Padahal Prabowo Bolehkan

Menkopolhukam Mahfud MD menepis kabar beredar bahwa Pemerintah Indonesia mengusahakan untuk memulangkan WNI yang pernah bergabung di kelompok teroris ISIS.

Menko Mahfud MD menegaskan mudharat atau bahaya ISIS pulang lebih besar dari manfaatnya.

Sehingga pemerintah belum melakukan langkah apapun untuk memulangkan mantan ISIS ini.

Diungkap Mata Najwa 60 Info Hoax Virus Corona, Menkes Terawan: Corona Virus Ringan, Bohongnya Berat

Lowongan Kerja 2020 - 5 BUMN Terima Karyawan Baru, Mulai Lulusan SMA SMK, Gaji di Atas UMK, Cek Link

Begini Nasib PSK Asal China? Gara-gara Virus Corona Jualannya Tak Laku, Akhirnya Lakukan Hal Ini?

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD mengatakan pemerintah belum memutuskan, apakah akan memulangkan 600 lebih WNI yang bergabung dengan ISIS atau Foreign Teroris Fighter (FTF) ke Indonesia.

Menurutnya, pemulangan WNI eks ISIS tersebut ada manfaat serta mudaratnya.

Mudaratnya, kata Mahfud, para WNI tersebut bisa menjadi virus yang menyebarkan paham radikalnya di Indonesia.

"Mulai dari mudaratnya kalau dipulangkan itu nanti bisa menjadi masalah disini, bisa menjadi virus baru di sini."

"Karena jelas jelas dia pergi ke sana untuk menjadi teroris," kata Mahfud di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (5/2/2020).

Jika dipulangkan ke Indonesia, mereka harus mengikuti deradikalisasi terlebih dahulu. Sementara proses radikalisasi membutuhkan waktu.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved