DPRD Mamasa

Tak Ada Perda THM, Komisi III DPRD Mamasa Lakukun Hal ini

Sebagai daerah yang memiliki tatanan masyarakat berbudaya, tentu kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan pelanggaran adat.

semuel/tribunmamasa.com
Salah satu THM di Kabupaten Mamasa 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Akhir-akhir ini, kekerasan perempuan dan anak kerap terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Sebagai daerah yang memiliki tatanan masyarakat berbudaya, tentu kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan pelanggaran adat.

Kabupaten Mamasa saat ini masih berada di zaman peralihan.

Di mana sebagian masyarakat Mamasa masih asing dengan berbagai teknologi.

Hal barupun kadang berdampak negatif, seperti halnya android.

Android diibaratkan dengan menggengam dunia sebab apapun dapat diakses melalui android, termasuk video porno.

Bukan hanya itu. Bahkan beberapa tahun belakangan, tempat hiburan malam (THM) di Mamasa mulai menjamur.

Sementara di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Mamasa belum memiliki peraturan daerah (perda) tentang pengelolaan THM.

"Sampai saat ini belum ada perda yang mengatur tentang THM," ujar Mangguali Ketua Komisi III DPRD Mamasa, Selasa (4/2/2020) siang tadi.

Jika pemerintah daerah lanjut Mangguali, tidak mengusulkan rancangan Perda tentang pengelolaan THM, maka ia akan mengusulkan perda inisiatif.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved