Tribun Takalar
Warga Takalar Diimbau Tak Buang Sembarangan Puntung Rokok
Warga Kabupaten Takalar diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarang.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR -- Warga Kabupaten Takalar diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarang. Hal itu patut dilakukan demi mencegah potensi kebakaran hutan, lahan, ataupun rumah.
Hal itu disampaikan oleh Kantor Satuan Polisi Pamongpraja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Takalar.
Kepala Bidang Damkar Muhammad Said mengungkapkan kebakaran sering kali terjadi akibat kelalaian warga yang membuang puntung rokok sembarangan.
Kedua, penggunaan daya listrik yang berlebihan ataupun membakar sampah sembarang.
“Biasanya yang sering ditemukan penyebab terjadinya kebakaran itu akibat kelalaian manusia melalui puntung rokok, penggunaan daya listrik secara berlebihan dan membakar sampah secara sembarangan," kata Said, Senin (3/2/2020).
Mantan Kasubag Protokol Setda Takalar ini berharap kepada masyarakat untuk saling membantu mencegah dan menanggulangi dalam terjadinya kebakaran.
Ia meminta warga memastikan puntung rokoknya dimatikan sebelum dibuang, tidak menggunakan listrik di atas daya listrik dan tidak membakar sampah secara sembarangan.
Ia pun turut menjelaskan bagaimana cara mengatasi bencana kebakaran apabila terjadi kebakaran, sehingga tidak meluas sebelum petugas pemadam kebakaran sampai ke lokasi.
"Kami harap jika terjadi kebakaran masyarakat tidak panik, dengan cara memadamkan api sesuai yang telah diajarkan oleh damkar," katanya.
"Baik secara tradisional maupun secara modern sambil menunggu petugas Damkar tiba agar tidak terjadi kebakaran yang meluas," harapnya.
Sebelumnya, Bidang Damkar menggelar sosialisasi Bahaya Kebakaran Akibat puntung rokok di Kelurahan Bulukunyi Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kamis (30/1/2020) lalu.
Sosialisasi ini disambut baik oleh pejabat setempat yakni Lurah Bulukunyi kecamatan Polongbangkeng Selatan Muhammad Nur diikuti sebanyak 20 Peserta terdiri dari Imam Kelurahan dan Kepala Lingkungan di Kelurahan Bulukunyi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini
karena Damkar akan memberikan sumbangsi melalui sosialisasi tentang bagaimana penanggulangan bencana kebakaran yang terjadi di masyarakat," jelas Lurah Bulukunyi.
Muhammad Nur juga mengatakan bahwa dalam satu bulan belakangan ini, khusus di kelurahan bulukunyi tercatat sudah ada 6 kasus kebakaran yang terjadi.
"Untuk itu melalui sosialisasi ini, saya harap kepala lingkungan dan imam kelurahan dapat betul-betul menyimak materi yang telah disampaikan tentang bagaimana mengantisipasi dan menanggulangi bencana kebakaran dan mensosialisasikan kembali ke masyarakat," harapnya.
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-bidang-pemadam-kebakaran-kabupaten-takalar-muhammad-said-2.jpg)