Polemik Stadion Mattoanging

DPRD Sulsel Harap YOSS dan Gubernur Akhiri Polemik Stadion Mattoanging

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel hingga Minggu (2/2/2020) hari belum bisa mempertemukan kedua belapihak pasca kericuhan 15 Januari 2020 la

TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Mujiono menggerakan puluhan anggotanya mengawal pemasangan papan bicara di depan VIP Utama Sadion Mattoanging Makassar, Selasa (10/9/2019). Ahli Waris Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) Andi Ilham Mattalatta hadir menemui Kasatpol PP dan Kabiro Hukum Setda Pemprov Sulsel Marwan Mansyur. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Perseteruan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, terkait Stadion Mattoanging, Makassar, belum mendapatkan titik temu.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel hingga Minggu (2/2/2020) hari belum bisa mempertemukan kedua belapihak pasca kericuhan 15 Januari 2020 lalu.

"Soal waktu pak Gubernur saja untuk menerima YOSS belum ada konfrmasi terakhir," kata Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel Ince Langke kepada Tribun.

Menurut Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut sudah menggelar rapat internal di Komisi E membahas polemik Stadion Mattoanging.

Dari rapat hasil pembahasan itu kata dia sepakat untuk meneruskan upaya mediasi antara YOSS dan Gubernur kepada pimpinan DPRD Sulsel.

"Sekarang kita tinggal tunggu keputusan pimpinan untuk proses mediasi itu," kata Ince Langke.

Ince sapaan akrab politisi Golkar ini berharap polemik secepatnya bisa selesai dan pihak YOSS dan Gubernur bisa segera bertemu untuk mengakhiri polemik yang ada selama ini.

Pengacara YOSS Eko Nico (kiri) A Ilhamsyah Mattalatta (kanan)saat berada di lokaasi bentrokan Stadion Mattoanging, Makassar
Pengacara YOSS Eko Nico (kiri) A Ilhamsyah Mattalatta (kanan)saat berada di lokaasi bentrokan Stadion Mattoanging, Makassar (saldy\)

Kata Ince, pertemuan ini jadi salasatu langkah terbaik untuk menyelesaikan soal Stadion Andi Mattalatta dengan baik. Sehingga proses renovasi stadion bisa berjalan dengan lancar.

"Yang parah kalau satu diataranya tidk mau selesai dengan baik baik. Tapi saya berkeyakina keduanya punya kemauan yang sama. Kan bagus kalau pada saatnya kita semua masyarakat Sulsel bisa menikmati stadion yang megah sebagaimana diprogramkan Pak Gub,"ujarnya.

"Kita harap secepatnya selesai, tanpa harus ada pihak yang tertinggalkan. ini bukan soal kuasa dan tidak kuasa , tapi soal harmonisasi masyarakat Sulsel. Kan enak klo semua kita rukun, enjoy, damai, penuh cita rasa kekeluargaan," harapnya. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved