Tribun Majene

Warga Sirindu Majene Amankan Wanita Paruh Baya, Awalnya Diduga Pencuri Anak

Warga Sirindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, geger adanya seorang wanita parubaya berinisial N

Warga Sirindu Majene Amankan Wanita Paruh Baya, Awalnya Diduga Pencuri Anak
Humas Polres Majene
Pelaku diamankan di Mapolsek Pamboang Kabupaten Majene. (Humas Polres Majene)

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Warga Sirindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, geger adanya seorang wanita parubaya berinisial N (63) yang diduga pencuri anak kecil, Kamis (30/1/2020).

Isu tersebut beredar luas di media sosial, sekitar Pukul 11.30 Wita, setelah warga dan pengendara yang melintas memposting penangkapan N oleh warga setempat di jalan poros karena diduga hendak membawa bocar berumur 3 tahun bernama Aulia.

Berdasarkan identitasnya, wanita paruh baya kelahiran Majene 15 Juli 1957 itu beralamat di Dusun Jono, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu.

Hasil interogasi setelah diamankan polisi, N rupanya pencuri ponsel, saat personel Polsek Pamboang melakukan penggeledahan dutemukan satu hp android merk Oppo yang diambil dari rumah warga bernama Ramli di Kelurahan Sirindu.

"Modusnya pura-pura minta tolong masuk ke rumah ingin buang air kecil, setelah di tinggal pak Rahmi, di toilet rumah, N mengambil satu unit handphone merk Oppo A57 yang di simpan di atas meja makan,"ujar Kapolsek Pamboang, Iptu Darwis, usai mengintrogasi pelaku.

Usai mengambil ponsel warga dalam rumah, N pamit dan menahan mobil di pinggir jalan.

Kapolsek menjelaskan, N awal dicurigai pencuri anak karena salah seorang saksi bernama Ramli, mengaku melihat N menenten tangan anak kecil lalu singgah di rumah salah seorang warga bernama Hasnawati.

"N sempat cerita dengan Husnawati, dia katakan hanya memegang tangan anak Aulia, karena ingin meminjam alat pembuka kartu simcard untuk mengeluarkan simcard hp Oppo yang dia ambil dari rumah Ramli,"kata dia.

Hasil interogasi oleh kepolisian, sebelum diamankan warga, N sempat cerita dengan Husnawati, N bilang, agar warga hati-hati karena marah kabar penculikan anak.

"N kemudian keluar dari rumah Husnawati, sempat berdiri di depan rumah, tidak lama berselang langsung lari ke belakang rumah Husnawati menunju ke salah satu kebun milik warga, warga khawatir dan curiga, sehingga dicari, saat hendak naik di mobil Toyota Kijang, dia diamankan warga dan diseret ke kantor polisi,"terangnya.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved