Curhat Erick Thohir ke Mahfud MD, Diancam Setelah Bongkar Skandal Asuransi Jiwasraya dan Asabri

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengungkap curhatan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Curhat Erick Thohir ke Mahfud MD, Diancam Setelah Bongkar Skandal Asuransi Jiwasraya dan Asabri
Kolase Kompas.com
Curhat Erick Thohir ke Mahfud MD, Diancam Setelah Bongkar Skandal Asuransi Jiwasraya dan Asabri 

TRIBUN-TIMUR.COM-Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengungkap curhatan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Mahfud MD menyebut Erick Thohir pernah meminta bantuannya ketika dirinya membongkar skandal kasus korupsi Jiwasraya dan Asabri.

Hal itu diceritakan Mahfud ketika berbicara mengenai sulitnya pemberantasan korupsi yang dilakukan pemerintah saat ini.

Sekalipun, selama ini Presiden Joko Widodo sudah tegas agar aparat penegak hukum tidak pandang bulu saat melakukan pemberantasan korupsi.

Menurut dia, praktik korupsi yang terjadi tidak terlepas dari masih buruknya sistem birokrasi.

Ketika sistem tersebut mulai dibenahi, tidak sedikit birokrat yang gerah karena sudah terlalu lama tersandera dengan praktik korupsi.

Menko Mahfud MD menjawab isu Jokowi pakai uang Asuransi Jiwasraya kalahkan Prabowo di Mata Najwa
Menko Mahfud MD menjawab isu Jokowi pakai uang Asuransi Jiwasraya kalahkan Prabowo di Mata Najwa (capture youtube.com/najwashihab)

"Nah, sekarang ini kan Erick Thohir ini sebenarnya bagus kan. Dia sekarang sudah mulai diserang. Dia (disebut) ikut terlibat apa lah," kata Mahfud saat berkungjung ke Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (30/1/2020).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menduga, mereka yang menyerang Erick adalah orang-orang yang khawatir jika praktik pelanggaran hukum yang mereka lakukan selama ini terbongkar.

Mahfud tak merinci serangan apa yang ditujukan kepada Erick.

Hanya, ia mengatakan, Erick sempat menemuinya di kantornya untuk meminta dukungan dalam pengungkapan persoalan yang terjadi di perusahaan pelat merah.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved