Pencabulan Anak di Mamasa

Dinsos Mamasa Fokus Dampingi Korban Pencabulan Hingga di Pengadilan

Kepala Dinsos Mamasa, Imanuel menuturkan, tugas dinsos adalah melakukan pendampingan psikososial terhadap korban.

semuel
Kepala Dinas Sosial Mamasa, Imanuel 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Siswi kelas 3 SMP yang jadi korban pencabulan oleh ayah, kakak, dan sepupunya, mendapat pendampingan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mamasa, Sulbar.

Kepala Dinsos Mamasa, Imanuel menuturkan, tugas dinsos adalah melakukan pendampingan psikososial terhadap korban.

Mulai dari assesment untuk menggali semua persoalan yang dialami, bahkan hingga ke proses peradilan nantinya.

"Kami siapkan dua orang yang akan terus mendampingi korban, termasuk untuk proses di pengadilan," tuturnya, Kamis (30/1/2020) siang tadi.

Ia menjelaskan, pendampingan psikologis dan memberikan trauma healing akan terus dilakukan sampai korban benar-benar dapat pulih.

"Mengenai lamanya proses pendampingan itu dilakukan, akan bergantung pada seberapa berat beban psikologis dan trauma yang dialami korban," katanya.

Sementara ibu korban lanjut dia, setelah melihat kondisi ekonomi yang dialami, pihaknya telah memberikan santunan.

"Kami sudah memberikan bantuan kemarin," katanya.

"Memang bantuannya tidak seberapa, tapi paling tidak itu sebagai dukungan psikologis bagi ibu korban yang sekaligus juga adalah istri, ibu, dan tante dari pelaku," pungkasnya.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved