Breaking News:

PSM Makassar

Pelatih Lalenok United: Pertahanan PSM Kurang Baik dan Organisasi Tim Lemah

Kekalahan teranyar dirasakan anak asuh Yance Matmey di Stadion Pakansari Bogor Jawa Bara

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Imam Wahyudi
Jeprima/Tribunnews
Striker Giancarlo Rodirgues atau akrab disapa Carlo mendekati seorang pemain Lalenok United 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lalenok United tersingkir dari AFC Cup 2020, usai digasak punggawa Laskar Pinisi dengan agregat 7-2.

Kekalahan teranyar dirasakan anak asuh Yance Matmey di Stadion Pakansari Bogor Jawa Barat, Rabu (29/1/2020) dengan skor 3-1.

Meski kalah, Yance dan timnya tidak kecewa.

"Kami sudah bermain semaksimal mungkin. Kami mengakui kemenangan diraih PSM. Lagi-lagi kita harus banyak belajar," karanya usai laga.

Ia menyayangkan, anak asuhnya tidak bisa memanfaaatkan keunggulan pemain.

"Namun memang PSM lebih baik, ke depan kita akan perbaiki untuk pertandingan selanjutnya," ujar pelatih berpasor Indonesia itu.

Meski kalah, Yance memberi saran kepada skuad Bojan Hodak.

"Mereka tidak terlalu baik bertahan, saran sih semoga ada perbaikan. Banyak sekali yang lowong di pertahanan mereka," ujarnya.

"Apapun yang terjadi, kita menyulitkan mereka. Kualitas mereka memang di atas kita. Kamipun tidak terlalu kecewa saya merasa apa yg kita tampilkan sudah yang terbaik," jelas Yance menambahkan.

Ia menilai, PSM berada di 2 tingkat di atas Lalenok. "Buktinya Banyak gol yang terjadi. Kita melihat kelemahan, dan akan kita perbaiki di laga selanjutnya," ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved