Penyakit Kanker
Berikut 7 Cara Mudah Turunkan Risiko Kanker, Salah Satunya Tidak Merokok
Berdasarkan data Kemenkes pada 2014, tercatat prevalensi penyakit kanker sudah mencapai 0.14 persen, atau 347.792 orang
TRIBUN-TIMUR.COM - Kanker masih menjadi penyakit yang sangat menakutkan.
Berdasarkan data Kemenkes pada 2014, tercatat prevalensi penyakit kanker sudah mencapai 0.14 persen, atau 347.792 orang dari total populasi penduduk.
Bahkan disebutkan pada 2030, jumlah penderita kanker di Indonesia meningkat tujuh kali lipat.
Kanker pun seringkali menjadi panyakit yang tidak “permisi”, artinya kanker muncul secara tiba-tiba tanpa disadari penderitanya.
Mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker, pasti akan lebih merasa khawatir dibandingkan mereka yang tanpa riwayat.
Namun, saat ini masyarakat mulai memiliki kesadaran untuk menghindari hal-hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker.
Beberapa cara di bawah ini dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker, antara lain:
Makan Makanan Sehat
Mengonsumsi makanan yang sehat dapat mencegah hingga 10 persen dari semua kasus kanker di Inggris.
Makan lebih banyak buah dan sayuran telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker mulut, esofagus, lambung, paru-paru, dan laring. Makan terlalu banyak daging merah (daging sapi, babi, domba) dan daging olahan (salami, bacon, hot dog), telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
Sementar orang yang mengonsumsi lebih banyak serat dapat mengurangi risiko kanker usus.
Tidak Merokok
Sudah bukan rahasia umum lagi kalau merokok dapat meningkatkan risiko terkena kanker, seperti kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker paru, dan sebagainya.
Selain merokok, mengunyah tembakau juga dapat memperbesar risiko terjangkit kanker.
Cara mencegah kanker yang harus dilakukan adalah, dengan berhenti merokok dan menghindari menghirup asap rokok dari orang-orang sekitar.
Hindari Alkohol
Mengurangi konsumsi alkohol bisa menurunkan tingkat risiko terserang kanker di organ pencernaan, kanker tenggorokan, dan kanker payudara.
Hal ini karena alkohol mampu merusak jaringan tubuh dan organ hati.
Lakukan Vaksin Hepatitis B dan HPV
Jangan salah, vaksinasi tidak hanya diikuti oleh anak-anak, tetapi juga bisa diikuti oleh orang dewasa.
Vaksinasi adalah salah satu cara mencegah kanker hati, kanker serviks, dan kanker alat kelamin.
Vaksinasi yang perlu diikuti untuk menghindari kemunculan kanker-kanker di atas adalah vaksinasi hepatitis B, untuk menghindari kanker hati serta vaksinasi HPV untuk menghindari kanker serviks dan kanker alat kelamin.
Hidup Aktif
Cobalah berolahraga dengan intensitas sedang hingga kuat selama 30-60 menit per hari.
Contoh latihan intensitas sedang termasuk berjalan cepat, aerobik air, dan bersepeda kurang dari 10 mil per jam.
Contoh latihan intensitas yang kuat termasuk joging, mendaki bukit, berenang, dan lompat tali.
Hindari Paparan Matahari Berlebih
Sinar matahari tidak hanya dapat membuat kulit terlihat hitam dan kusam, tetapi bisa memperbesar kemungkinan terkena kanker kulit.
Salah satu cara mencegah kanker kulit adalah dengan menggunakan tabir surya jenis sunscreen yang memiliki setidaknya SPF 30.
Lakukan Skrining Kanker
Gejala kanker tidak selalu terlihat dengan jelas, bahkan ada kemungkinan tidak muncul sama sekali.
Sering kali, kemunculan gejala terjadi saat kanker sudah memasuki stadium akhir. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.
Sebagai wujud komitmen dalam mendukung peningkatan kesehatan Nasional, serta dalam rangka Hari Raya Tahun Baru Imlek 2571 dan Hari Kanker Sedunia, mari rayakan Tahun Baru Imlek dengan bebas kanker bersama Laboratorium Klinik Prodia!
Manfaatkan keringanan biaya sebesar 20% selama 25 Januari-29 Februari 2020 untuk pemeriksaan Paket Imlek Basic dan Paket Imlek Bebas Kanker.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.prodia.co.id atau hubungi Kontak Prodia 1500 830.
Prodia Makassar Jl. Sungai Saddang No. 40, Makassar. Telp (0411) 872727 / 0823 4655 7227
Prodia Panakkukang Jl. Boulevard Blok F No.5 E-F (Samping BCA) Telp. (0411) 446666 / 0852 4033 6666
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-penyakit-kanker-ginjal.jpg)