Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Stadion Kalegowa

Begini Penampakan Rumput Stadion Kalegowa

Pantauan Tribun Timur Rabu (29/1/2020) pagi, rumput Stadion Kalegowa sudah mulai tumbuh. Lapangan Stadion Kalegowa kini tampak hijau.

Tayang:
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
ARI
Pantauan renovasi Stadion Kalegowa, di Jalan Poros Pallangga, Kabupaten Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Pemerintah Kabupaten Gowa terus menggenjot perampungan renovasi Stadion Kalegowa sebagai arena sepakbola.

Pantauan Tribun Timur Rabu (29/1/2020) pagi, rumput Stadion Kalegowa sudah mulai tumbuh. Lapangan Stadion Kalegowa kini tampak hijau.

Petugas lapangan tampak sedang melakukan pemeliharaan.

Kontraktor pelaksanaan Ari Bakri Pato mengatakan, pemeliharaan rumput turut melibatkan pihak Lestarindo.

Sebab, penanaman rumput diikuti pertumbuhan rumput liar. Kehadiran Lestarindo berperan mematikan rumput liar.

"Alhamdulillah rumput liar yang dulunya banyak kini tinggal sedikit. Kita memang pakai racun khusus," katanya, Rabu (29/1/2020).

Sementara itu, Arsitektur perencanaan, Fauzan Munsir, menuturkan, penanaman rumput memang sudah dilakukan.

Meski demikian rumput berjenis Zoysia Matrella itu membutuhkan pemeliharaan minimal enam bulan.

"Rumputnya masih tahap pertumbuhan dan butuh pemeliharaan. Insya Allah Mei baru rampung bersamaan dengan tahap tiga," katanya.

Fauzan melanjutkan, Stadion Kalegowa bakal memiliki rumput yang berskala nasional.

Bibit rumput yang telah ditanam didatangkan langsung dari Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Namanya rumput Zoysia Matrella.

Bibit rumput Zoysia ini juga dipakai sejumlah stadion-stadion nasional.

Seperti Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Sport Center Tangerang Banten, hingga Stadion Batakan Balikpapan.

Kelak, Stadion Kalegowa bakal memiliki rumput yang berskala nasional.

Sebelumnya, pihak kontraktor telah melakukan penanaman tahap awal telah dilakukan pada Minggu (17/11/2019) lalu.

Demi menjaga kualitas rumput, kata Fauzan, penggunaan lapangan nantinya hanya dibolehkan dua kali dalam sepekan. Selebihnya adalah pemeliharaan rumput.

"Jadi kita pakai pola pemakaian jangka panjang. Lapangan harus dipelihara dengan baik," beber Fauzan.

Jebolan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin itu kini sedang menyusun desain Stadion untuk tahap tiga.

Pembangunan tahap tiga yang dimaksud yakni penyusunan lahan parkir, serta arena Jogging Track.

"Sementara lelang untuk tahap tiga. Tahap ini kita gambar kelengkapannya. Antara lain jogging track, drainase pembangunan air," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gowa, Muh Mundoap menyampaikan Stadion Kalegowa digagas menjadi salah satu ikon Kabupanten Gowa ke depan.

Hasil perbaikan nantinya akan membuat Stadion Kalegowa bertaraf nasional dari segi rumput lapangan.

"Stadion Kalegowa itu akan jadi ikon yang luar biasa ke depan. Lapangan stadion itu tarafnya bukan lagi tingkat kabupaten, bukan juga provinsi, tapi sudah nasional itu," katanya, 17 November 2019 lalu.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved