Tribun Makassar

Gelapkan 19 Laptop Demi Bayar Utang, ASN Gadungan di Makassar Diringkus Polisi

Penangkapan Ullah lantaran diduga melakukan aksi penipuan dan penggelapan dengan cara menyamar sebagai ASN

Gelapkan 19 Laptop Demi Bayar Utang, ASN Gadungan di Makassar Diringkus Polisi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Nasrullah alias Ullah (28), warga Jl Bontotangnga, Kecamatan Rappocini, diringkus Unit Jatanras Polrestabes Makassar.

Penangkapan Ullah lantaran diduga melakukan aksi penipuan dan penggelapan dengan cara menyamar sebagai ASN yang bekerja di Badan Pusat Statistik (BPS).

Ia ditangkap saat berada di salah satu warkop Jl Talasapang, Kecamatan Rappocini, Makassar, Selasa malam.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko yang dikonfirmasi tribun, Selasa (28/1/2020) siang mengungkapkan, Ullah sang oknum ASN abal-abal itu melakukan aksinya dengan dengan mengiming-imingi korbannya dengan pekerjaan.

"Pelaku (Ullah) mengiming-imingi korbannya sebuah pekerjaan dalam bentuk membantu menginput data penduduk, dengan gaji sebulan Rp 2,5 juta," kata Indratmoko.

Seusai meyakinkan korbannya, Ulla pun meminta korbannya untuk membawa laptop ataupun notebook. Dengan dalih untuk digunakan mengimput data.

"Pelaku (Ullah) memberitahu korbannya bahwa di kantor membutuhkan sejumlah laptop atau notebook untuk digunakan menginput data penduduk dan akan menyewahnya Rp 200 ribu per hari," ujarnya.

Seusai memperoleh laptop korbannya, Ulla pun menggadaikannya mulai rp 400 ribu hingga Rp 1,7 juta.

Dalam aksinya, Ullah tercatat telah memperoleh Rp 15 juta dari total 19 unit laptop atau notebook yang digadainya.

"Uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhannya yaitu membeli makanan dan membayar utang-utangnya," terang Indratmoko.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved