Tribun Sidrap

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap Target Perda RPIK dan UML 2020

Perda tersebut menjadi acuan dalam mewujudkan industri daerah sebagai pilar dan penggerak ekonomi daerah.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap Target Perda RPIK dan UML 2020
Kominfo Pemkab Sidrap
Ahmad Dollah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap. 

TRIBUN-SIDRAP.COM, SIDRAP - Dalam rangka pegembangan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diperlukan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda).

Perda tersebut menjadi acuan dalam mewujudkan industri daerah sebagai pilar dan penggerak ekonomi daerah.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap, Ahmad Dollah, Selasa (28/1/2020) siang.

"Salah satu syarat untuk mendapatkan alokasi anggaran pembangunan sentra IKM dari DAK, daerah harus punya Perda Rencana Pembangunan Industri Kabupaten, dan lahan pemda yang bersertifikat," sambung Ahmad.

Untuk itu, Ahmad menargetkan tahun 2020 ini akan dibentuk Perda RPIK Kabupaten Sidrap.

"Sekarang sudah tahap penyusunan naskah akademik, Insya Allah Maret atau April memasuki tahap pembahasan di DPRD," lontarnya.

Ditambahkannya, di tahun 2021 mendatang lewat aplikasi Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran (Krisna) akan diusulkan pembangunan sentra IKM pengolahan kacang mete di Lainungan yang terintegrasi dengan rest area Tikungan Nona-Nonae.

Di bidang kemetroligian, tahun 2020 ini Sidrap juga diharapkan sudah bisa mengelola Unit Metroligi Legal (UML) secara mandiri.

Hal itu karena peralatan dan SDM yang dibutuhkan sudah memadai untuk UML mandiri.

"Selama ini dikerjasamakan dengan kabupaten lain yang sudah punya UML, diharapkan setelah mengelola UML secara mandiri dapat meningkatkan PAD kita," urai Ahmad lagi.

Halaman
12
Penulis: Darullah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved