Virus Corona

80 Meninggal Akibat Virus Corona, Termasuk 1 Pejabat, Kondisi Mahasiswa Indonesia di 'Kota Mati' Itu

Data terbaru, 80 orang meninggal akibat Virus Corona, termasuk 1 pejabat, kondisi mahasiswa Indonesia di 'Kota Mati' itu.

Warga yang meninggal sebagian besar adalah warga lanjut usia atau warga yang daya tahan tubuhnya lemah.

Sementara itu, jumlah kasus baru yang terkonfirmasi terinfeksi Virus Corona tipe baru tercatat 371 kasus sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 2.744 kasus di seluruh China.

Selain itu, jumlah kasus yang diduga terinfeksi Virus Corona sekitar 6.000 kasus dan lebih dari 30.000 orang di bawah pengawasan medis.

Jumlah kematian dan kasus baru terus meningkat di tengah upaya China dan dunia internasional untuk menghentikan penyebaran virus tersebut.

”Pemerintah China memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek selama tiga hari hingga 2 Februari untuk memperlambat penyebaran virus,” demikian bunyi pernyataan Dewan Negara China, Senin (27/1/2020).

Pihak otoritas telah mengisolasi Wuhan secara total. Pihak berwenang membangun dua unit rumah sakit di lapangan dan mengirim ratusan bantuan medis, termasuk dokter militer.

”Saya merasa menderita dan bertanggung jawab atas wabah tersebut. Situasinya sangat parah dan pasokan medis masih terbatas,” ujar Gubernur Hubei, Wang Xiaodong, Minggu (26/1/2020).

Pemerintah juga membatasi pergerakan masyarakat di beberapa kota lainnya melalui imbauan untuk tidak berkumpul di tempat publik dan membatasi transportasi umum.

Kota Beijing, Shanghai, Xi’an, dan Tianjin bahkan telah melarang bus jarak jauh melintas.

Sejumlah sekolah di Beijing juga menunda masa masuk sekolah hingga waktu yang belum ditentukan.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved