Korban Pencabulan

Dijanji Main Sinetron, 20 Wanita Korban Pencabulan Manajer Artis, Ada Lebih Sekali Berhubungan Badan

Perbuatan cabul tersebut dilakukan manajer agensi artis berinisial YMP (31) terhadap paling tidak 20 orang wanita.

Dijanji Main Sinetron, 20 Wanita Korban Pencabulan Manajer Artis, Ada Lebih Sekali Berhubungan Badan
ilustrasi
Ilustrasi pencabulan. Dijanji Main Sinetron, 20 Wanita Korban Pencabulan Manajer Artis, Ada Lebih Sekali Berhubungan Badan 

Dijanji Main Sinetron, 20 Wanita Korban Pencabulan Manajer Artis, Ada Lebih Sekali Berhubungan Badan

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus pencabulan diungkap jajaran aparat dari Polres Metro Jakarta Barat.

Perbuatan cabul tersebut dilakukan manajer agensi artis berinisial YMP (31) terhadap puluhan wanita.

Dalam kasus ini, YMP ditangkap atas tindakan pencabulan yang telah dilakukannya terhadap 20 orang wanita.

Kisah Pernikahan 12 Hari, Alasan Suami Tinggalkan Istri di Malang Seenaknya, Ini Penjelasan Psikolog

Kaesang Pangarep Lucu-lucuan Buat Meme Mirip Sunda Empire, Ini 6 Bisnis Putra Bungsu Presiden Jokowi

Pelaku menggunakan modus akan menjadikan korbannya sebagai pemeran figuran dalam sinetron.

Aksi kejahatan ini telah dilakukan pelaku sejak Februari 2019, dan baru terungkap setelah salah seorang korban melapor.

Korban berinisial yang masih di bawah umur, MR (13), awalnya mengeluh ada rasa sakit di sekitar alat kelamin.

Ilustrasi pencabulan
Ilustrasi pencabulan ()

Setelah ditelusuri, MR menyampaikan perbuatan yang telah dilakukan YMP kepada orangtuanya.

Orangtua MR kemudian melaporkan aksi kejahatan itu kepada polisi.

Menurut MR, YMP sudah dua kali memaksanya berhubungan badan di sebuah hotel di Jakarta Barat.

5 Fakta Aqiqah Anak Kembar Syahnaz & Jeje Govinda, Raffi Ahmad Tak Hadir hingga Baju Bayi Kebesaran

Begini Aturan Sebelum Mengikuti Tes SKD Pemkot Makassar, yang Tak Datang Langsung Gugur

Halaman
1234
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved