Tribun Luwu Timur

Zona Merah Bencana, Desa di Luwu Timur Disarankan Punya Relawan Kebencanaan Terlatih

Seperti disampaikan Wakil Ketua Bidang Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur, Muh Nur kepada TribunLutim.com, Sabtu (25/1/2020).

Zona Merah Bencana, Desa di Luwu Timur Disarankan Punya Relawan Kebencanaan Terlatih
Ivan/TribunLutim.com
Wakil Ketua Bidang Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur, Muh Nur 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah desa di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) disarankan harus memiliki tenaga relawan kebencanaan yang terlatih.

Seperti disampaikan Wakil Ketua Bidang Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur, Muh Nur kepada TribunLutim.com, Sabtu (25/1/2020).

Ada 124 desa dan tiga kelurahan di 11 kecamatan di Bumi Batara Guru julukan Luwu Timur.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Luwu Timur masuk zona merah bencana di Indonesia.

"Hati-hati bos, Luwu Timur ini zona merah bencana. Kita tidak tahu kapan bencana darang," kata Cici sapaan Nur.

Hanya bencana gunung meletus yang tidak ada di Luwu Timur kata BPBD, selain itu ada seperti gempa, banjir dan tanah longsor dan lain-lain

Termasuk yang perlu diwaspadai bersama adalah gempa akibat aktifnya Sesar Matano.

Relawan kebencanaan kata dia nantinya akan dilatih lewat kerjasama dengan BPBD Luwu Timur, supaya punya skill.

Selain itu, bukan hanya dilatih, tapi perlu juga dipersiapkan peralatan yang berhubungan dengan pertolongan, evakuasi di lapangan.

Tujuannya, ketika terjadi bencana yang tidak diinginkan, para relawan sudah tahu apa yang harus dilakukan di lapangan.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved