Warga Simpellu Diparangi Tetangga

Polisi Jaga Rumah Pelaku Pemarangan di Desa Simpellu Wajo

Insiden pemarangan ini nyaris membuat nyawa Abdul Rahim alias Beddu (60), melayang.

Polisi Jaga Rumah Pelaku Pemarangan di Desa Simpellu Wajo
hardiansyah/tribunwajo.com
Kapolsek Pitumpanua, AKP Jasman Parudik memberikan imbauan usai insiden pemarangan di Dusun Bulu Ganteleng, Desa Simpellu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, rumah pelaku langsung dijaga ketat aparat kepolisian, Jumat (24/1/2020). 

TRIBUN-WAJO.COM, PITUMPANUA - Rumah pelaku pemarangan di Dusun Bulu Ganteleng, Desa Simpellu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, dijaga ketat aparat kepolisian, Jumat (24/1/2020).

Hal tersebut untuk menghindari aksi balas dendam dari keluarga korban.

"Kami langsung memberikan imbauan kepada masing-masing keluarga agar tidak terprovokasi karena tersangka telah kita amankan," kata Kapolsek Pitumpanua, AKP Jasman Parudik kepada Tribun Timur.

Insiden pemarangan ini nyaris membuat nyawa Abdul Rahim alias Beddu (60), melayang.

Pelakunya tetangga korban sendiri, yakni Alimin (60).

Diketahui, keduanya masih memiliki hubungan kekerabatan.

"Kejadiannya sekitar setengah 12 tadi siang di Dusun Bulu Ganteleng, Desa Simpellu (Pitumpanua)," katanya kepada Tribun Timur.

Usai melancarkan aksinya, pelaku pun melarikan diri. Namun, pihak kepolisian telah mengamankan pelaku beserta barang bukti.

"Pelaku juga sudah diamankan beserta barabg bukti, kini sudah ada di Mapolsek Pitumpanua," katanya.

Insiden tersebut diduga dipicu oleh dendam kesumat yang memuncak ketika ada ketidaksepahaman di antara keduanya.

"Persoalan sepele yaitu masalah pengelolaan lokasi kebun, tapi di antara mereka memang sudah sering cekcok, seperti ada dendam, puncaknya tadi," kata mantan Kapolsek Sajoanging tersebut.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved