Tokoh Agama Jadi Pengedar Sabu, Pengaruhi Santri di Ponpes hingga Keluarkan Fatwa Sesat

Seorang oknum ustaz yang berinisial AM diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Bangkalan, Jawa Timur.

Tokoh Agama Jadi Pengedar Sabu, Pengaruhi Santri di Ponpes hingga Keluarkan Fatwa Sesat
Surya
Tokoh Agama Jadi Pengedar Sabu, Pengaruhi Santri di Ponpes hingga Keluarkan Fatwa Sesat 

TRIBUN-TIMUR.COM-Seorang oknum Ustaz yang berinisial AM diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Bangkalan, Jawa Timur.

AM merupakan salah satu pengajar di pondok pesantren yang telah menjadi buronan polisi selama dua bulan terakhir.

Pelaku pun sempat mengajarkan kepada santri-santrinya bahwa sabu tidak haram, sehingga anak didiknya terpengaruh dan ikut mengonsumsi barang yang dilarang negara tersebut.

Akibat perbuatannya, AM terancam hukuman 5 tahun hingga maksimal 20 tahun penjara.

Berikut ini fakta-fakta AM, ustaz yang menjadi pengedar narkoba, dilansir dari Surya.co.id dan TribunMadura.com.

Ilustrasi pesta narkoba.
Ilustrasi pesta narkoba. (Sehatnews)

1. AM seorang ustaz

AM merupakan ustaz yang mengajar di salah satu pondok pesantren di daerah Surabaya, Jawa Timur.

Info tersebut disampaikan oleh Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama dalam siaran pers Ungkap Kasus Narkoba periode 9-17 Januari 2020 yang digelar di Mapolres Bangkalan, Rabu (22/1/2020).

"Kami berhasil menangkap salah seorang DPO, kebetulan berstatus bindereh (ustaz) atau tenaga pengajar di salah satu pondok pesantren," ungkapnya dikutip dari Surya.co.id

2. Menjadi buronan

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved