Tidak Mungkin Orangtua Sebut Yusuf (4) Jatuh ke Selokan Lalu Tewas Tanpa Kepala, Polisi Bilang Lalai

Tidak Mungkin orangtua Sebut Yusuf (4) Jatuh ke Selokan Lalu Tewas tanpa kepala, polisi Bilang Lalai

Tidak Mungkin Orangtua Sebut Yusuf (4) Jatuh ke Selokan Lalu Tewas Tanpa Kepala, Polisi Bilang Lalai
HO/Dokumentasi keluarga-Tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
Tidak Mungkin orangtua Sebut Yusuf (4) Jatuh ke Selokan Lalu Tewas tanpa kepala, polisi Bilang Lalai 

Tidak Mungkin orangtua Sebut Yusuf (4) Jatuh ke Selokan Lalu Tewas tanpa kepala, polisi Bilang Lalai

TRIBUN-TIMUR.COM - Hingga kini keluarga korban balita yang tewas tanpa kepala di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, belum bisa menerima hasil penyidikan polisi terkait penyebab meninggalnya Yusuf Ghazali (4).

Yusuf sebelumnya ditemukan tewas mengenaskan tanpa kepala setelah dititipkan di PAUD.

Keluarganya menilai terlalu janggal jika melihat bagaimana korban terbawa arus ketika jatuh ke selokan hingga sejauh 4 kilometer.

Apalagi di jalur aliran drainase itu ada hambatan terali besi penyaring sampah.

Polisi memang sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Kedua tersangka ialah pengasuh PAUD, yakni Tri Supramayanti (52) dan Marlina (26).

Walau menjadi tersangka, kedua orang tersebut bukanlah pembunuh Yusuf Gazali. Keduanya menjadi tersangka karena kelalaian.

Berikut fakta-fakta kasus balita ditemukan tanpa kepala:

Jadi Tersangka karena Lalai

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved