Tribun Makassar

VIDEO: Vonis Eks Sekertaris dan Bendahara KPU Makassar Tidak Sesuai Tuntutan Jaksa

Kasus Dana Hibah Pemerintah Kota Makassar ke KPU pada saat Pilwakot Makassar pada tahun 2018.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Eks Sekertaris dan Bendahara KPU Makassar divonis atau diputuskan 5 tahun penjara.

Sidang vonis ini digelar di ruang Wirdjono Prodjodikoro, Pengadilan Negeri (PN) Kota Makassar, Selasa (21/1/2020) petang.

Adalah Sabri, eks Sekertaris KPU bersama Habibi, eks Bendahara KPU divonis karena lakukan Tindak Pidana korupsi (Tipikor).

Keduanya, melakukan Tipikor Dana Hibah Pemerintah Kota Makassar ke KPU pada saat Pilwakot Makassar pada tahun 2018.

Sabri divonis 5 tahun 6 bulan denda Rp 50 Juta Subsuder 4 bulan, dan uang pengganti Rp 6,42 Miliar Subsider 1 tahun 10 bulan.

Sementara itu terdakwa Habibi, divonis 5 tahun 6 bulan penjara, dan beserta denda uang sebesar Rp 50 Juta Subsider 4 bulan.

Putusan atau vonis kedua terdakwa, Sabri dan Habibi ternyata tidak sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya dalam sidang tuntutan, Sabri dituntut JPU 8 tahun karena melanggar Pasal 3 Undang Undang (UU) Tipikor.

Selain itu, Sabri juga didenda Rp 100 juta. Namun jika denda tidak dibayarkan, maka masa tahanannya akan ditambah 6 bulan.

Menanggapi putusan atau vonis majelis Hakim, JPU Mudazzir mengaku, dia akan menyampaikan hasil itu kepada pimpinan.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved