Lalenok Vs PSM Makassar

Pelatih Lalenok United: Kartu Merah Buat Kita Goyah

Pelatih Lalenok United Yance Metmey mengatakan, pada awal babak pertama anak asuhnya bermain baik.

Pelatih Lalenok United: Kartu Merah Buat Kita Goyah
Media Official PSM
Pelatih dan pemain Lalenok United 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tuan rumah Lalenok United harus mengakui keunggulan PSM Makassar pada leg pertama play-off AFC Cup 2020 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Rabu (22/1/2020) sore.

Skor telak 1-4 membuat langkah juara Liga Timor Leste itu berat untuk lolos ke fase selanjutnya.

Apalagi, di leg kedua, Lalenok United akan bersua dengan PSM di Stadion Pakan Sari Bogor Jawa Barat, Rabu (29/1/2020) mendatang.

Pelatih Lalenok United Yance Metmey mengatakan, pada awal babak pertama anak asuhnya bermain baik.

Buktinya, gol cepat strikernya Daniel Adade menit 3 membuat kaget skuad PSM Makassar.

"Tapi kiper mendapat kartu merah, itu yang membuat kita goyah. Karena kita main dengan kekurangan orang," ujar Yance usai laga.

Padahal lanjut Yance, timnya sudah dipersiapkan sangat matang melawan PSM.

"Problemnya menit 20-an, kita punya strategi berubah. Kita harus menganti satu pemain setelah kiper kartu merah. Itu membuat kita sedikit rancu. Dan hanya berusaha semaksimal mungkin untuk tidak kebobolam," katanya.

Namun menurutnya, itulah sepak bola. "Kita punya banyak peluang, tapi tidak masuk. Selanjutnya, saya prepare untuk pertandingan selanjutnya," kata pelatih berkebangsaan Indonesia itu.

Pemain Lalenok United, Paulo Gali berterima kasih kepasa seluruh suporter yang telah mendukung timnya selama 1x90 menit.

"Kesalahan kita kartu merah tadi. Kami berdoa dan terus semangat selama 90 menit. Namun hasilnya begini saja. Meski kalah kita main bagus, dan akan berjuang di kandang PSM," ujarnya

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved