Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penipuan Suporter PSM

Ditawari ke Bali Nonton PSM Vs Lalenok United, Suporter PSM Tertipu Jutaan Rupiah

Ada yang mengaku melaporkan dugaan itu ke Polrestabes Makassar dan ada pula yang melaporkannya ke Polres Pelabuhan Makassar.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
muhammad_nawir09
Screenshot postingan muhammad_nawir09 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di akun instagram suporter PSM Makassar ramai diperbincangkan adanya dugaan penipuan yang duga dilakukan seorang pria berinisial D.

Terbukti dari beberapa supporter yang memposting foto pengaduan ke kantor polisi atas dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan D.

Ada yang mengaku melaporkan dugaan itu ke Polrestabes Makassar dan ada pula yang melaporkannya ke Polres Pelabuhan Makassar.

Seperti terlihat di postingan akun istagram temanna-supporter.

Dalam gambar postingan itu, seorang pemilik akun bernama muhammad_nawir09 memposting gambar di deoan ruang piket Reskrim Polrestabes Makassar.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus yang dikonfirmasi, Selasa (21/1/2020) malam, membenarkan adanya aduan sejumlah supporter.

Seperti diadukan seorang pengemudi ojol Muhammad Nawir.

Oleh Supriady Idrus, Muhammad Nawir mengaku ditipu oleh pria berinisial D yang menjanjikannya akan diberangkatkan ke Bali menyaksikan laga PSM Makassar Vs Lalenok United dalam rangka piala AFC.

Dimana pada tanggal 12 Januari 2020 lalu, Muhammad Nawir ditawari oleh D untuk ke Bali menyaksikan laga PSM Makassar VS Lalenok FC yang bakal berlangsung Rabu (21/1/2020) besok.

Muhammad Nawir pun diminta menyetor dana untuk pemberangkatan. Muhammad Nawir pun mengaku menyetor dana dengan total Rp 1.439.000 (Rp 1,4 juta), dengan cara setor tunai dan via transfer.

Namun setelah dana disetor, kata dia, D tetiba membatalkan secara sepihak.

Muhammad Nawir pun mengaku menghubungi D terkait keputusan pembatalannya itu. D hanya berjanji namun belakangan tidak lagi dapat dihubungi.

"Jadi aduannya tentang kasus dugaan penipuan dan penggelapan telah kami terima dan akan kami proses segera," kata Kompol Supriady Idrus.

Menurut Haji Edy sapaan Supriady Idrus, hal yang sama tidak hanya dialami Muhammad Nawir.

"DPengakuan dari korban (Muhammad Nawir) teryata sejauh ini ada tiga orang yang mengalami kasus yang sama. Tapi yang lainnya melapor di polres berbeda," ujarnya.

Pihaknya pun mengaku akan segera memanggil terlapor D terkait aduan tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved