Pencabulan Murid di Maros

Cabuli Murid di Mallawa Maros, Oknum Guru Masukkan Alat Kelamin Hingga Ancaman Tinggal Kelas

Hanya saja, kasus pencabulan tersebut baru terungkap saat sementra proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Maros.

Cabuli Murid di Mallawa Maros, Oknum Guru Masukkan Alat Kelamin Hingga Ancaman Tinggal Kelas
Youtube
ilustrasi pencabulan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Rudi Samola (60), oknum guru di SDN Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, diduga telah mencabuli muridnya, tahun 2018 lalu.

Hanya saja, kasus pencabulan tersebut baru terungkap saat sementra proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Maros

Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman kebiri kimia, berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros.

JPU Kejari Maros, Mona Lasisca,  Rabu (22/1/2020) mengatakan, kasus pencabulan tersebut telah digelar delapan kali.

Sidang kali ini  telah masuk pada tahap pemeriksaan ahli. Hanya saja ahli yang dipanggil, sudah dua kali mangkir dari pengadilan.

Akibatnya, proses sidang putusan terhambat. Rencananya, jaksa akan mamnggil paksa ahli untuk menghadiri sidang.

"Kasus itu mulai disidangkan pada bulan Desember 2019. Sampai saat ini sudah delapan  kali sidang. Saat ini masuk ke tahap keterangan ahli," katanya.

Ahli yang dipanggil merupakan dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros

Berdasarkan hasil sidang,  terungkap, korban yang  berusia 10 tahun tersebut, dicabuli di dalam ruang kelas.

Pencabulan menjadi tontonan murid lain yang sedang berada di sekolah.

Halaman
123
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved