Dinas PU Maros

2019, Tiga Proyek Irigasi Rp 3 Miliar Maros Ditender Lalu Dibatalkan, Kadis PU: Saya Cek Dulu

Masalah tersebut yakni, adanya pembatalan tender pada pembangunan Rehabilitasi Infrastruktur Irigasi, senilai Rp 3 miliar.

2019, Tiga Proyek Irigasi Rp 3 Miliar Maros Ditender Lalu Dibatalkan, Kadis PU: Saya Cek Dulu
Warga
Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) di komplek perkantoran Pemkab Maros. 

TRIBUN-TIMUR. COM, MAROS - Selain pembayaran upah pengusaha kontraktor ditahun 2019 hingga sekarang, kembali muncul masalah baru di Maros.

Masalah tersebut yakni, adanya pembatalan tender pada pembangunan Rehabilitasi Infrastruktur Irigasi, senilai Rp 3 miliar.

Hal tersebut disebabkan, tidak diterbitkannya Surat Penunujukan Barang dan Jasa (SPPBJ) oleh Bidang Irigasi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros.

Pihak kontraktor hingga saat ini masih protes dengan hal tersebut. Hal itu mendapat reaksi dari Sekjend LSM Pekan 21 , Amir Kadir, Senin (21/1/2020).

"Pembatalan tender yang sudah ada pemenangnya itu, sangat merugikan orang lain. Masa sudah ditender lalu batal," katanya.

Amir juga mempertanyakan alasan Dinas PU yang melakukan pembatalan sepihak, tanpa koordinasi ke pemenang.

"Dengan ada pembatalan kontrak yang dilakukan oleh pihak bidang irigasi sumber daya air PUPR Maros, apakah itu bukan pelanggaran?," katanya.

Jika termasuk pelanggaran, Bupati Maros Hatta Rahman diminta untuk bertindak tegas dan menjatuhkan sanksi.

Hal itu harus dilakukan, supaya tidak terjadi lagi kesalahan yang sama. Yakni pembatalan tender yang sudah lelang.

Hasil tender juga sudag diumumkan oleh Kelompok Kerja (Pokja) pada Bagian Layanan Pengadaan (BLP), melalui aplikasi LPSE Maros.

Halaman
123
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved