ASN Pemkab Pangkep Dilarang Pakai Tabung 3 Kilogram

Selain itu, edaran tersebut juga melarang masyarakat yang berpenghasilan Rp 1,5 juta per bulan untuk menggunakan gas elpiji tersebut.

ASN Pemkab Pangkep Dilarang Pakai Tabung 3 Kilogram
munjiyah/tribunpangkep.com
Surat Edaran Bupati Pangkep larangan ASN menggunakan tabung 3 kg 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid mengeluarkan surat edaran Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh memakai tabung gas elpiji 3 kg.

Surat edaran bernomor 542/04/EKON tersebut, tentang Larangan Penggunaan elpiji 3 kg dan penjualan harga eceran tertinggi, oleh agen dan pangkalan.

Dalam edaran tertulis, disebutkan melarang ASN menggunakan tabung gas ukuran 3 kg.

Selain itu, edaran tersebut juga melarang masyarakat yang berpenghasilan Rp 1,5 juta per bulan untuk menggunakan gas elpiji tersebut.

Edaran juga melarang penjual eceran menjual gas di atas harga eceran tertinggi.

Dalam edaran tersebut, Bupati Pangkep meminta aparat desa dan kelurahan serta kecamatan memantau dan mendorong ASN beralih dari penggunaan gas 3 kg ke 5 kg.

Namun, surat edaran itu menjelaskan sanksi bagi ASN yang kedapatan menggunakan tabung 3 kg.

Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid juga berharap melalui edaran tersebut, masyarakat ikut berperan aktif.

"Masyarakat juga aktif memberikan informasi ke pemerintah, jika menemukan agen, atau pangkalan yang menjual diatas harga eceran tertinggi," jelasnya, Selasa (21/1/2020).

Dari informasi Tribun Timur, saat ini harga pangkalan untuk gas elpiji senilai Rp 15 ribu.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved