Dosen STIEM Bongaya

Sakit Jantung, Penahanan Oknum Dosen STIEM Bongaya Ditangguhkan

Polisi menyampaikan bahwa BD menderita penyakit jantung. BD tidak memungkinkan berbaur dengan tahanan lain di dalam sel.

Sakit Jantung, Penahanan Oknum Dosen STIEM Bongaya Ditangguhkan
Ari Maryadi/Tribun Timur
Kapolres Gowa AKBP Boy Samola memberikan keterengan pers 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Polisi memberi penangguhan penahanan kepada oknum dosen Sekolah Tinggi Ekonomi Manajemen (STIEM) Bongaya, BD.

Polisi menyampaikan bahwa BD menderita penyakit jantung. BD tidak memungkinkan berbaur dengan tahanan lain di dalam sel.

Untuk itu, BD pun diberi penangguhan penahanan dalam kasus pencurian besi yang menjeratnya.

"BD sakit jantung. Sementara di tahanan banyak yang merokok," kata Kapolsek Somba Opu, AKP Jamaluddin saat ditemui Tribun, Senin (20/1/2020).

Selama proses penyidikan, BD bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit akibat penyakit jantung yang diderita.

BD yang awalnya ditahan di Mapolsek Somba Opu, Jl Poros Malino, belakangan diberi penangguhan penahanan sejak tanggal 11 Januari 2020 lalu.

AKP Jamaluddin melanjutkan, tersangka BD kooperatif selama dilakukan penyidikan.

Oleh karena itu, permohonan penangguhan penahanan BD akhirnya dikabulkan.

Penangguhan penahanan itu dikabulkan oleh Kapolres Gowa AKBP Boy Samola.

"Dia bersurat. Jadi kita mohon petunjuk dari Kapolres, Bapak mengabulkan," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved