Sebelum Naik Takhta, Kaisar China Harus Bisa Tiduri 121 Wanita Dalam 15 Hari, Cara Mengaturnya Gini

Sebelum Naik Takhta, Kaisar China Harus Bisa Tiduri 121 Wanita Dalam 15 Hari, Cara Mengaturnya Gini

Sebelum Naik Takhta, Kaisar China Harus Bisa Tiduri 121 Wanita Dalam 15 Hari, Cara Mengaturnya Gini
http://ent.sina.com.cn/
ILUSTRASI - Sebelum Naik Takhta, Kaisar China Harus Bisa Tiduri 121 Wanita Dalam 15 Hari, Cara Mengaturnya Gini 

Sebelum Naik Takhta, Kaisar China Harus Bisa Tiduri 121 Wanita Dalam 15 Hari, Cara Mengaturnya Gini

TRIBUN-TIMUR.COM - Kekaisaran China sudah lama runtuh kini berganti menjadi negara republik berideologi komunis dengan nama Tiongkok.

Perubahaan sistem pemerintahan China dari kekaisaran menuju Nasionalis-Komunis terjadi saat Revolusi Xinhai pada 10 Oktober 1911-12 Februari 1912.

Akibat revolusi tersebut runtuhlah Kekaisaran dari Dinasti Qing yang sudah beratus-ratus tahun memerintah China.

Seperti halnya di Jepang, kaisar-kasiar China dikala berkuasa amat dipuja rakyatnya.

Tak pelak segala kehendaknya bagaikan titah Tuhan yang harus dituruti.

Seperti halnya raja-raja di dunia, kaisar China pun juga didampingi selir-selir muda nan rupawan untuk kebutuhan biologisnya.

Mengutip Warta Kota dan BBC Indonesia, yang membuat orang-orang zaman sekarang mengerenyitkan dahi tentu ada kisah di mana seorang kaisar wajib meniduri 121 perempuan muda.

Hal ini sengaja dilakukan di Kekaisaran China agar suksesi kerajaan dapat terjaga.

Sebelum Naik Takhta, Kaisar China Harus Bisa Tiduri 121 Wanita Dalam 15 Hari, Cara Mengaturnya Gini
Sebelum Naik Takhta, Kaisar China Harus Bisa Tiduri 121 Wanita Dalam 15 Hari, Cara Mengaturnya Gini (Open Source Studio - NTU)

Semuanya harus kaisar tiduri hanya dalam tempo 15 hari saja.

Halaman
123
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved