Tribun Toraja Utara

UKI Jakarta Gelar Seminar dan Teliti Pembangunan Pariwisata di Toraja Utara

Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta mengelar seminar dalam rangka Program Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Toraja Utara

UKI Jakarta Gelar Seminar dan Teliti Pembangunan Pariwisata di Toraja Utara
Julina Rande dan Amos Rapang
Bupati Kalatiku Paembonan hadiri seminar dalam rangka Program Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat UKI Jakarta di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara lama Jalan Sam Ratulangi No 1 Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel. / foto Julina Rande dan Amos Rapang 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta mengelar seminar dalam rangka Program Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat.

Bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar) dan TP PKK Kabupaten Toraja Utara yang diselenggarakan di Ruang Pola Kantor Bupati lama Jalan Sam Ratulangi No 1 Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel.

Pelaksanaannya mulai tanggal 13-19 Januari 2020 dengan tema Pembangunan pariwisata Berkelanjutan Toraja Utara Tahap II.

Seminar tersebut merupakan program Pengabdian Masyarakat dari Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) UKI dan Magister Arsitektur PPs UKI yang dibuka langsung Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan.

Bupati Kalatiku mengungkapkan selamat datang kepada Dekan FT UKI yang telah mengunjungi berbagai tempat wisata dan meneliti bagaimana berupaya maksimalkan, mengembangkan dan mengelola tempat wisata dan berbagai jenis wisata lainnya.

"Pariwisata tidak dikerjakan secara logika saja, tapi dituntun wawasan teori secara akademik dimana sektor pariwisata merupakan sektor penting yang membawa mobilisasi penduduk dari satu negara ke negara lain," ujarnya, Jumat (17/01/2020) siang.

Kata Kalatiku, kita harus bersyukur Toraja Utara yang merupakan kawasan strategis parawisata nasional dikaruniai berbagai destinasi wisata alam, budaya, ecotourism dan juga sport tourism.

Lanjutnya, dimana ada situs budaya rumah tongkonan, yang olehnya tim telah memberikan telaan akademik yaitu bagaimana melestarikan dan mengangkat kearifan lokal yang penunjang kelestarian tongkonan serta mempertahankan bahan lokal.

"Perlu upaya maksimal semua stakeholder untuk mengelola kawasan pariwisata kedepan, dibukanya bandara Buntu Kuni Toraja dan Bandara Bua Palopo," ungkapnya.

Selainnya itu, pembangunan pedestrian sebagai kelengkapan infratruktur demi mempersiapkan kabupaten Toraja Utara sebagai daerah sangat unik dan menarik bagi wisatawan.

Halaman
12
Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved