Ibu Gadai Anak ke Rentenir Demi Utang Rp 1 Juta Perhari, Pakai Modus Penculikan Kini Dibawa Polisi

Ibu gadai Anak ke Rentenir Demi Utang Rp 1 Juta Perhari, Pakai Modus penculikan Kini Dibawa polisi

Ibu Gadai Anak ke Rentenir Demi Utang Rp 1 Juta Perhari, Pakai Modus Penculikan Kini Dibawa Polisi
Suryamalang
Ibu Gadai Anak ke Rentenir Demi Utang Rp 1 Juta Perhari, Pakai Modus Penculikan Kini Dibawa Polisi 

Ibu gadai Anak ke Rentenir Demi Utang Rp 1 Juta Perhari, Pakai Modus penculikan Kini Dibawa polisi

TRIBUN-TIMUR.COM - Drama penculikan bayi 2 bulan di Pasuruan ternyata hanyalah akal-akalan sang ibu saja.

Pasalnya, bayi berusia dua bulan itu bukannya diculik, melainkan digadaikan oleh sang ibu untuk membayar hutang.

Drama penculikan bayi 2 bulan ini pun sempat menghebohkan sosial media.

Berikut ini fakta-fakta serta kronologi terkait drama penculikan bayi 2 bulan yang ternyata hanya akal-akalan sang ibu.

1. Diculik Pada Rabu Siang

Eka Septiana, ibu dari bayi KMN yang meminta naaf pada netizen telah menyebar kabar penculikan anaknya, tapi ia justru menyebut anaknya dijaminkan ke orang lain
Eka Septiana, ibu dari bayi KMN yang meminta naaf pada netizen telah menyebar kabar penculikan anaknya, tapi ia justru menyebut anaknya dijaminkan ke orang lain (SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika)

Diwartakan sebelumnya, bayi KNP dikabarkan telah diculik pada, Rabu (15/1/2020) siang.

Bayi yang baru lahir pada 7 November 2019 ini rencananya hendak dibawa pulang ke Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan oleh ibunya, Eka Septiana.

Saat tengah berdiri di Pasar Bangil menunggu angkutan, tiba-tiba ia dihampiri mobil warna hitam yang dikiranya kendaraan umum.

Eka yang masuk ke dalam mobil minibus yang dikira Elf dan tidak diketahui nopolnya itu justru berbelok ke pintu masuk tol Bangil.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved