Forum Dosen Tribun

Forum Dosen Tribun Bahas Komisioner KPU Disuap, Sepakat Minta Pemerintah Ubah Regulasi

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir mengatakan bahwa apa yang terjadi di tubuh KPU ini bukan institusi tapi persoalan personal.

Forum Dosen Tribun Bahas Komisioner KPU Disuap, Sepakat Minta Pemerintah Ubah Regulasi
saldy/tribun-timur.com
Forum Dosen Tribun Timur menggelar dialog bertajuk Korupsi di Era Demokrasi di kantor redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Jumat (17/1/20). 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Forum Dosen Tribun Timur menggelar dialog bertajuk Korupsi di Era Demokrasi di kantor redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Jumat (17/1/20).

Dosen Fisip Unhas Adi Suryadi Culla mengatakan bahwa tajuk pembahasan dialog ini lebih kepada berita panas terkait suap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Wahyu Setiawan yang kini telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dialog diikuti Ketua KPU Sulsel Faisal Amir, Ketua Demokrat Sulsel Ni'matullah Erbe, Humas Bawaslu Sulsel Asri Yusuf, serta sejumlah Akademisi seperti Prof Muin Fahmal, Dr Hasrullah, Ridwan Thaha, Prof Qasim Mathar, Ilham Khalid, Amiruddin, dan Prof Ma' Ruf Hafidz.

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir mengatakan bahwa apa yang terjadi di tubuh KPU ini bukan institusi tapi persoalan personal.

Ia pun mengapresiasi Forum Dosen Tribun, karena mengundangnya membahas soal berita berita yang menyudutkan KPU.

Faisla mengaku disetiap forum ia selalu menegaskan dan mengklarifikasi bahwa kejadian yang menimpah Wahyu bukan institusi tapi pribadi.

"Tapi kami sangat prihatin dengan situasi ini. Kami tidak sangka bisa terjadi seperti ini," katanya.

Dengan kasus Wahyu, ia berharap ini menjadi pembelajaran bagi seluruh komisioner, agar menjalankan tugas se-profesional mungkin.

Pilkada 2020 yang akan datang, menurut dia satu momentum yang akan menguji kembali KPU, khususnya menguji integritas komisioner di Pemilukada.

Dinamika kursi di parlemen kata Fasial itu rupanya bukan hanya sekedar suara terbanyak, tapi yang menjamin seseorang untuk duduk adalah partai politik (pengusung).

Halaman
123
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved